Fakta Baru! Pengakuan AKBP Ferli Hidayat Terkait Aturan FIFA Diungkap LPSK di Tragedi Kanjuruhan Malang

Suara Cianjur Suara.Com
Kamis, 13 Oktober 2022 | 13:10 WIB
Fakta Baru! Pengakuan AKBP Ferli Hidayat Terkait  Aturan FIFA Diungkap LPSK di Tragedi Kanjuruhan Malang
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi (Foto Ilustrasi / Suara.com / ANTARA)

SuaraCianjur.id- Hasil investigasi terkait dengan Tragedi Kanjuruhan Malang disebutkan kalau Kapolres Malang sebelumnya tidak mengetahui aturan FIFA. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang mengatakan hal itu.

Menurut Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi membeberkan momen saat Polisi melepaskan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang, pada hari Sabtu (1/10) lalu.

Video yang memperlihatkan penembakan gas air mata itu diperoleh LPSK dari video yang diambil oleh suporter Arema ketika situasi sedang panas saat itu, dari sisi tribun VIP.

"Video ini diambil dari sisi VIP. Ini tergambar suasana di Stadion Kanjuruhan," terang Edwin, Kamis (13/10/2022).

Para penonton merangsek masuk ke area lapangan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya berakhir. Kemudian untuk melerai massa, Polisi lalu melepaskan gas air mata ke area lapangan dan arah tribun.

Penonton pun panik karena gas air mata yang mengeluarkan asap pedih, sehingga berebut pintu keluar. Hingga kemudian tragedi maut pun terjadi.

Dalam kondisi berebut pintu keluar itu, para suporter ada yang terinjak-injak hingga sesak napas.

Menurut Edwin Partogi, dalam Renpam tidak ada uraian soal alat keamanan apa saja yang dibawa, termasuk gas air mata.

"Dalam arahan Kapolres tidak ada larangan penggunaan gas air mata, yang disebutkan adalah larangan menggunakan senjata api dan tidak melakukan kekerasan dengan sifatnya eksesif," kata Edwin.

Baca Juga: Sempat Ditunda Akibat Tragedi Kanjuruhan Malang, Kapan Jadwal Baru Pertandingan Persib vs Persija?

Bahkan pihak dari LPSK yang sempat melakukan pertemuan dengan AKBP Ferli Hidayat yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolres Malang, mengaku tidak tahu dengan aturan FIFA soal larangan pemakaian gas air mata.

"Kapolres mengakui tidak mengetahui aturan FIFA," terangnya.

Atas tragedi tersebut, akhirnya AKBP Ferli Hidayat harus dicopot dari jabatannya dan harus menyerahkan tongkat komando kepada pejabat yang baru.

Kapolres Malang kini dijabat oleh AKBP Putu Kholis Aryana. Sebelumnya Ia menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priuk di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kini Ferli menjabat sebagai Pamen SSDM Polri.

"Keputusan ini langsung diambil oleh Kapolri setelah mendapatkan laporan hasil analisis dan evaluasi tim investigasi khusus tragedi Stadion Kanjuruhan yang dibentuk Kapolri,” terang Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, di hari Senin (3/10) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI