Ronny membantah secara keras dan tegas soal pernyataan dari Febri Diansyah yang mengatakan kalau kleiennya itu diperintah Sambo untuk menghajar bukan menembak.
Menurutnya perintah yang keluar dari mulut Ferdy Sambo melalui kuasa hukumnya itu bukanlah sesuatu yang baru. Dalam rekonstruksi terdapat perbedaan antara pernyataan dari Ferdy Sambo dan Bharada E.
"Perbedaan keterangan Ferdy Sambo itu wajar sebab itu adalah pembelaan, agar pelaku lepas dari hukuman yang didakwakan kepadanya," ucap Ronny.
Menurutnya hingga kini Bharada E masih tetap konsisten dengan keterangan yang diucapkan selama ini. Karena dirinya menilai, keterangan yang dilontarkan oleh Sambo kerap berubah-ubah.
Secara tegas Ronny menyebut kalau Bharada E memang diperintahkan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Kendati demikian, Ronny menyarankan untuk membuktikan perintah tersebut dalam persidangan nanti.
"Keterangan tersebut akan diuji saat persidangan, termasuk keterangan Ferdy Sambo yang kerap berubah-ubah sejak awal kasus," jelas Ronny.
Bahkan pihak dari Bharada E sendiri sudah menyiapkan kejutan dan bukti yang mmeperkuat soal pembunuhan berencana yang diotaki Ferdy Sambo.
Sumber: Suara.com