SuaraCianjur.id- Keterangan yang diberikan oleh saksi sekaligus kuasa hukum keluarga Brigadir J yakni Kamaruddin Simanjuntak dalam persidangan dibenarkan oleh terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer.
Bharada E dalam persidangan lanjutan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat adalah benar.
"Saudara terdakwa bagaimana dengan keterangan saksi benar atau ada yang salah? Atau sebagian benar sebagian salah?," tanya Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santosa ke Bharada E di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy sempat berupaya utnuk menjawab, tapi dipotong oleh Kamaruddin.
"Yang ditanya terdakwa," kata hakim menanggapi celetuk Kamaruddin sambil tersenyum.
Kemudian Ronny tampak tersenyum dan menyerahkan pengeras suara kepada Bharada E.
"Mohon izin yang mulia untuk keterangan saksi Pak Kamaruddin Simanjuntak sudah benar semua," ungkap Bharada E.
![Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ketika menjadi saksi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J untuk terdakwa Bharada E [Foto Tangkapan Layar Youtube Polri TV]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/10/25/1-kuasa-hukum-keluarga-brigadir-j-kamaruddin-simanjuntak-ketika-menjadi-saksi-dalam-kasus-dugaan-pembunuhan-berencana-brigadir-j-untuk-terdakwa-bharada-e.png)
Siapkan Uang Rp5 Miliar
Putri Candrawathi dikatakan oleh Kamaruddin SI=imanjuntak sempat menyiapkan uang dengan jumlah nominal yang cukup besar, Rp5 miliar.
Baca Juga: 4 Kontroversi Lesti Kejora, dari Boikot KPI hingga Korbankan Anak Demi Suami
Uang itu disiapkan Putri usai Brigadir J tewas terkapar bersimbah darah. Rencananya muang itu akan diberikan kepada para eksekutor dalam insiden pembunuh Brigadir J. Termasuk beberapa lembaga yang berkaitan menangani kasus ini.
Kamaruddin mebeberkan hal itu di depan hakim. Dirinya menyebut infirmasi itu didapat melalui sebuah pesan aplikasi WhatsApp.
"Informasi pertama yang saya dapatkan itu berupa WhatsApp disiapkan anggaran Rp5 miliar. Yang siapin Putri Candrawathi, tetapi belakangan saya dapat informasi lagi hanya diberikan atau dijanjikan Rp1 miliar (Bharada E),”kata Kamaruddin.
“Sedangkan yang lain 500, 500 juta (Kuat Maruf dan Bripka RR). Kemudian ada juga kepada lembaga-lembaga tapi ada juga lembaga yang menolak," lanjut Kamaruddin.
"Tapi apakah sudah diserahkan atau tidak saya tidak dapat informasi. Tetapi yang jelas ada informasi itu awlanya (disiapkan anggaran) 5 miliar. Tapi kemudian berubah jadi 1 milir 500, 500," tambah Kamruddin.
Kamaruddin juga mengatakan kalau Putri Candrawathi turut memberikan hadiah ponsel smartphone untuk Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf.