SuaraCianjur.id - Penumpang pesawat Lion Air JT-330 alami kejadian buruk dengan maskapai tersebut. Diceritakan Gustria Kurnia Putri, ia menjadi salah satu penumpang maskapai terbsut dengan rute penerbangan Jakarta-Palembang.
Dilansir dari Depok.Suara.com, pesawat Lion Air yang ditumpangi Gustria harus kembali ke Jakarta, tak lama usai take off, karena kerusakan mesin.
Gustria menyebut ia dan penumpang lainnya baru terbang sekitar 39 menit. Tiba-tiba mesin pesawat alami masalah. Suasana di dalam kabin tampak gelap. Terdengar suara tangisan dan kepanikan. Suara gemuruh pun terdengar dalam kabin.
Namun sang pilot, akhirnya berhasil mendaratkan pesawat itu kembali. Ucapan syukur langsung terdengar dalam kabin pesawat.
“Huh, deg-degan. Alhamdulillah,” kata Gustria dalam video tersebut. Gustria turut menunjukkan bukti boarding pass-nya sebagai penumpang Lion Air JT-330.
Setelah mendarat, para petugas yang di Bandar Soekarno Hatta, langsung mengevakuasi para penumpang tersbeut.
“Banyak banget, evakuasinya ramai di sini,” ujar Gustria.
Gustira saat dalam pesawat mendengar ada suara ledakan pada tubuh pesawat. Ia mendengar adanya ledakan saat pesawat melakukan take off. Bahkan ia mendengar dari penumpang lain, jika sayap pesawat bagian kiri, terlihat terbakar.
“Tadi pas take off terdengar suara ledakan. Selang 5 -10 menit ada penumpang yang sadar kalau pesawat sayap bagian kiri mengeluarkan api. Sekitar 30 menit kita di atas baru landing,” ujarnya.
Baca Juga: Siapa Dito Mahendra? Pengusaha yang Jebloskan Nikita Mirzani ke Penjara
Sementara itu Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan pesawat tersebut mengangkut 6 kru dan 169 penumpang, dengan tujuan Palembang, terbang dari Bandara Soetta pukul 17.13 WIB, Rabu (26/10/2022). Pilot memutuskan putar balik setelah berada di ketinggian 3.000 kaki.
Apa yang terjadi pada pesawat, pilot merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan.
Padahal, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK itu juga dinyatakan layak terbang dan aman dioperasikan berdasarkan pengecekan awal.
"Dalam memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke bandar udara asal di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta," lanjutnya.
"Teknisi dan pilot melakukan pengecekan pada pesawat melalui tahapan kerja yang dijalankan menurut daftar kerja yang membutuhkan waktu. Untuk saat ini, Lion Air tidak dapat berspekulasi," tutur dia.(*)
Sumber : Depok.Suara.Com
Artikel ini telah tayang di Depok.Suara.com, dengan judul : 39 Menit Mencekam di Kabin Pesawat Lion Air JT330, Penumpang Ucap Syukur dan Tepuk Tangan Setelah Berhasil Mendarat