Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan

Nur Khotimah Suara.Com
Minggu, 15 Februari 2026 | 17:30 WIB
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Rekomendasi Ban Anti Licin di Jalan
Kapan Harus Ganti Ban Motor? Ini 5 Pilihan yang Anti Licin di Jalan (freepik)

Suara.com - Ban motor merupakan salah satu komponen paling vital pada kendaraan roda dua. Tanpa ban yang layak pakai, motor tentu tidak bisa digunakan dengan aman dan nyaman.

Lebih dari itu, kondisi ban sangat memengaruhi keselamatan berkendara. Ban yang aus, retak, atau gundul bisa meningkatkan risiko tergelincir, terutama saat hujan atau melintasi jalan licin.

Sayangnya, masih banyak pengendara yang menunda mengganti ban dengan alasan masih bisa dipakai atau masih bisa ditambal.

Padahal, ban yang sudah tidak prima dapat mengurangi daya cengkeram terhadap aspal dan membuat pengereman kurang maksimal. Kondisi itu bisa menyebabkan kecelakaan.

Karenanya penting untuk disadari kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengganti ban motor?

Kapan Harus Ganti Ban Motor?

Ilustrasi Ban Motor - Ban Motor Kapan Diganti? (Unsplash)
Ilustrasi Ban Motor. (Unsplash)

Ada beberapa kriteria ban motor harus segera diganti. Tujuannya jelas untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara. Berikut beberapa kriteria yang menunjukkan kapan harus ganti ban motor.

1. Alur Ban Sudah Menipis atau Gundul

Hal pertama yang wajib diperhatikan adalah kondisi alur atau tapak ban. Jika alurnya sudah menipis, hampir hilang, atau terlihat gundul, itu tanda kuat bahwa ban perlu segera diganti.

Alur ban berfungsi untuk membuang air saat melintasi jalan basah. Jika alurnya habis, risiko aquaplaning atau ban kehilangan traksi akan semakin besar. 

Baca Juga: Ban Sepeda yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Terjangkau

Motor bisa mudah selip, terutama saat menikung atau mengerem mendadak di musim hujan. Jika Anda mulai merasakan motor lebih licin dari biasanya, jangan tunda untuk mengganti ban demi keselamatan.

2. Jarak Tempuh Sudah Melebihi Batas Rekomendasi

Secara umum, ban depan direkomendasikan diganti setelah menempuh jarak sekitar 12.000 km, sedangkan ban belakang sekitar 10.000 km.

Ban belakang biasanya lebih cepat aus karena menopang beban dan menerima dorongan tenaga mesin.

Meski begitu, patokan jarak tempuh tidak selalu mutlak. Jika kondisi ban masih tebal dan tidak ada retakan atau benjolan, penggunaannya bisa dipertimbangkan. Namun, tetap lakukan pengecekan rutin agar performa motor tetap optimal.

3. Usia Ban Sudah 1,5–2 Tahun

Selain jarak tempuh, usia ban juga berpengaruh. Idealnya, ban motor digunakan maksimal 1,5 hingga 2 tahun. Seiring waktu, material karet akan mengalami penurunan elastisitas.

Ban yang terlalu lama dipakai berisiko mengalami retak halus, getas, hingga bocor perlahan. Walaupun jarang digunakan, ban yang sudah tua tetap berpotensi membahayakan karena struktur karetnya melemah.

4. Sering Mengalami Kebocoran

Jika ban sudah lebih dari tiga kali tambal, sebaiknya pertimbangkan untuk menggantinya. Terlalu sering bocor menandakan struktur ban tidak lagi kuat dan berisiko pecah saat digunakan dalam kecepatan tinggi.

Daripada mempertaruhkan keselamatan, mengganti ban baru adalah langkah bijak untuk menjaga keamanan berkendara.

Rekomendasi 5 Ban Motor Anti Licin

Jika sudah terlihat tanda-tanda kapan harus ganti ban motor, berikut lima pilihan ban motor yang dikenal memiliki daya cengkeram baik dan stabil di berbagai kondisi jalan.

1. FDR Sport MP27 90/80-17

FDR Sport MP27 90/80-17 (shopee.co.id)
FDR Sport MP27 90/80-17 (shopee.co.id)

Harga sekitar Rp496.500

Ban tubeless ini cocok untuk Anda yang menginginkan performa maksimal, terutama di kondisi jalan kering. Menggunakan soft compound serta teknologi SCS, FDR Sport MP27 menawarkan daya cengkeram optimal dan kestabilan suhu saat melaju kencang.

Teknologi DC Tech memadukan dua kompon berbeda untuk menjaga traksi dan kestabilan. Desain V-Profile juga meningkatkan area kontak saat menikung, sehingga kontrol lebih presisi. Cocok untuk pengendara motor sport yang mengutamakan performa.

2. Aspira Maxio Techno 90/90-17

Aspira Maxio Techno 90/90-17 (shopee.co.id)
Aspira Maxio Techno 90/90-17 (shopee.co.id)

Harga sekitar Rp263.900

Aspira Maxio Techno hadir sebagai ban tubeless sporty yang tahan bocor dan stabil di segala cuaca. Ukuran 90/90-17 ini dirancang untuk motor sport dan memberikan sensasi berkendara yang presisi.

Daya cengkeramnya optimal baik di jalan basah maupun kering. Materialnya kuat dan mampu menopang kecepatan tinggi, sehingga aman untuk penggunaan harian maupun touring ringan.

3. PIRELLI Diablo Rosso Sport 80/90-14

PIRELLI Diablo Rosso Sport 80/90-14 (shopee.co.id)
PIRELLI Diablo Rosso Sport 80/90-14 (shopee.co.id)

Harga sekitar Rp358.500

Untuk pengendara perkotaan, PIRELLI Diablo Rosso Sport bisa menjadi pilihan tepat. Pola tapaknya terinspirasi dari DIABLO™ SUPERCORSA yang meningkatkan traksi di berbagai kondisi jalan.

Kompon inovatifnya membantu menjaga kestabilan saat hujan tanpa mengurangi performa di jalan kering. Profil balapnya mendukung manuver lincah dan transisi miring yang halus, ideal untuk lalu lintas kota yang padat.

4. IRC Enviro 80/90-14

IRC Enviro 80/90-14 (shopee.co.id)
IRC Enviro 80/90-14 (shopee.co.id)

Harga sekitar Rp313.000

IRC Enviro menawarkan kombinasi efisiensi dan performa. Dilengkapi teknologi Low Rolling Resistance, ban ini membantu motor melaju lebih ringan dan hemat bahan bakar.

Menggunakan senyawa premium dengan daya cengkeram tinggi, IRC Enviro tetap stabil di berbagai kondisi jalan. Material non-aromatiknya juga lebih ramah lingkungan. Tak heran jika ban ini menjadi pilihan standar beberapa pabrikan besar seperti Yamaha dan Suzuki.

5. ERCO TIRE 80/90-14

ERCO TIRE 80/90-14 (shopee.co.id)
ERCO TIRE 80/90-14 (shopee.co.id)

Harga sekitar Rp210.689

Bagi yang mencari opsi ekonomis, ERCO TIRE bisa menjadi solusi. Ban lokal ini dirancang khusus untuk karakter jalan di Indonesia.

Pola tapaknya mendukung cengkeraman optimal di jalan basah maupun kering. Struktur casing yang kuat namun ringan membantu akselerasi lebih responsif dan tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar.

Demikian itu informasi tanda-tanda kapan harus ganti ban motor. Mengganti ban motor bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan.

Perhatikan kondisi alur ban, jarak tempuh, usia pakai, serta frekuensi kebocoran sebagai indikator utama.

Jangan menunggu ban benar-benar gundul atau pecah di jalan. Lakukan pengecekan rutin sebelum berkendara untuk meminimalkan risiko selip dan kecelakaan.

Jika sudah waktunya ganti, pilih ban dengan daya cengkeram baik dan sesuai kebutuhan motor Anda. Dengan ban yang prima dan anti licin, perjalanan pun terasa lebih aman, stabil, dan nyaman di segala kondisi jalan.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI