Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:16 WIB
Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka
Ilustrasi- Puluhan pelajar SMP terlibat tawuran di Jakarta. [Antara/Dhoni Setiawan/ss/ama/aa]
baca 10 detik
  • Pelajar SMP tewas tawuran di Jakarta Timur, empat remaja ditetapkan sebagai tersangka.
  • Polisi amankan enam belas remaja terkait tawuran maut di Makasar Jakarta Timur.
  • Tawuran maut dipicu media sosial renggut nyawa pelajar SMP di Jakarta Timur.

Suara.com - Seorang pelajar dilaporkan tewas akibat luka parah di bagian kepala usai terlibat tawuran di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Selasa (10/2/2026) lalu. Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi koma. Namun, pelajar SMP tersebut meninggal dunia di ruang perawatan akibat luka parah di bagian belakang kepala," ujar Wakasat PPA Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan 16 remaja yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Dari belasan orang yang ditangkap di berbagai lokasi, empat di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) atau tersangka.

Pihak kepolisian tidak membeberkan identitas para pelaku maupun korban demi mematuhi aturan perlindungan identitas anak di bawah umur.

"Penetapan tersangka didasarkan pada minimal dua alat bukti yang telah dikantongi oleh penyidik," lanjut Sri.

Penyidik masih mendalami peran masing-masing remaja yang terlibat. Sri mengungkapkan tidak menutup kemungkinan jumlah ABH dalam kasus ini akan bertambah, terutama bagi mereka yang terbukti membawa senjata tajam atau terlibat langsung melukai korban.

"Kami terus melakukan gelar perkara untuk menentukan siapa saja yang bisa ditingkatkan statusnya berdasarkan alat bukti yang ditemukan," tegasnya.

Motif Tawuran

Sri menjelaskan bahwa insiden berdarah ini bermula dari saling ejek dan tantangan di media sosial antar dua kelompok pelajar. Keduanya kemudian bersepakat untuk melakukan tawuran di lokasi kejadian dengan membawa berbagai jenis senjata tajam.

baca juga

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak kejaksaan untuk memastikan penerapan pasal yang tepat. Selain faktor provokasi di media sosial, motif tawuran ini dipicu oleh keinginan para remaja untuk mencari jati diri agar dianggap berani oleh kelompoknya," pungkas Sri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Kolorektal

Bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker Kolorektal

Entertainment | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:40 WIB

Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI

Gelar Aksi, Warga Tagih Janji Ganti Rugi Lahan Flyover Pramuka Rp369 Miliar ke DPRD DKI

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:46 WIB

Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia

Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia

Entertainment | Selasa, 10 Februari 2026 | 15:22 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×