SuaraCianjur.id – Arawinda sempat membuat kehebohan pasca dirinya dituding sebagai pelakor, hingga menyebabkan keretakan hubungan rumah tangga antara Guiddo Ilyasa dan Amanda Zahra.
Setelah tak ada kabar, akhirnya pada Rabu (26/10/2022), aktris yang memiliki nama asli Sri Arawinda Kirana Rustandi itu memposting sebuah klarifikasit terkait isu tersebut, pada laman resmi Instagramnya @arawindak.
Dalam postingan klarifikasinya, Arawinda menyangkal seluruh tuduhan yang melibatkan rumor perselingkuhan dan kehidupan privasinya di media sosial.
“Terkait dengan masalah dan rumor tidak benar yang telah muncul mengenai kehidupan pribadi saya,” tulis Arawinda.
Dirinya juga meminta agar netizen tak mengkaitkan masalah yang ia alami, kepada orang-orang yang bekerja sama dengannya di industri hiburan.
Pada penutupan klarifikasinya, Arawinda berjanji akan segera menyelesaikan seluruh masalah yang ia alami secara privat.
Namun, netizen masih belum mempercayai pengakuan Arawinda tersebut. Banyak dari mereka yang merasa seluruh bukti yang ada, benar-benar menjelaskan bahwa aktris tersebut memang merupakan seorang pelakor.
Guna menjawab rasa penasaran, seorang netizen akhirnya segera bertanya kepada Amanda Zahra secara langsung atas klarifikasi yang telah Arawinda posting.
“Kak memang dia (Arawinda) sudah minta maaf secara tertutup gitu? Entah lewat dm atau apa gitu?” tanya akun @A5129**.
Baca Juga: Dituding Pelakor, Arawinda Akhirnya Klarifikasi karena Takut Filmnya Nggak Laku?
“Aku chat baik-baik aja gak dibales,” respon Amanda.
Seorang netizen lainnya juga mempertanyakan kembali kebenaran postingan Arawinda, yang mengatakan telah menyelesaikan masalahnya secara privat.
“Dia delusional,” jawab Amanda kembali.
Atas pernyataan Amanda Zahra tersebut, banyak netizen akhirnya kembali menyerang Arawinda atas kebohongan klarifikasinya. Hingga kini akun media sosial Instagam dan Twitter miliknya masih dipenuhi hujatan netizen.
Selain itu, banyak orang yang turut menyayangkan tindakan Arawinda yang enggan meminta maaf dan membuat klarifikasi palsu.(*)