Keyakinan Ferdy Sambo Kendalikan Skenario Palsu untuk Tutupi Kejahatannya, Kapolri Sampai Dibuat Ngeluh

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 02 November 2022 | 14:07 WIB
Keyakinan Ferdy Sambo Kendalikan Skenario Palsu untuk Tutupi Kejahatannya, Kapolri Sampai Dibuat Ngeluh
Terdakwa Ferdy Sambo dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J, sempat bersumpah dan menangis di hadapan Kapolri. (Foto: Dok. Suara.com / ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja/rwa)

SuaraCianjur.id- Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo sempat menangis dan bersumpah kalau dirinya tidak turut membunuh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Ferdy Sambo pernah menangis di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Sambo mengaku tak membunuh Brigadir J, bahkan tak tanggung dirinya bersumpah atas nama tuhan dan instansinya.

Berkat air mata dan sumpahnya itulah yang membuat Kapolri Listyo merasa percaya dengan pengakuan dari suami Putri Candrawathi.

"Kapolri percaya omongan Sambo awalnya karena nangis-nangis itu," kata penasihat Kapolri Purnawirawan Prof. Hermawan Sulistyo, dikutip dari program Catatan Demokrasi yang diunggah di Youtube tvOneNews, dilihat Rabu (2/11/2022).

Melansir dari Suara.com, dalam berjalannya kasus kematian dari Brigadir J ini kemudian muncul isu yang beredar ada yang tidak sesuai dengan apa yang sudah diucapkan oleh Ferdy Sambo.

Bahkan menurut Hermawan kalau Kapolri sampai mengeluh tentang hal itu dan gemas dengan isu yang berkembang. Jenderal Listyo langsung turun untuk memeriksa semua terlapor termasuk Ferdy Sambo.

Listyo mencoba menggali sendiri terkait dengan kasus tersebut. Hingga akhirnya diputuskan pasal yang berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan berencana. Bahkan menurut penasihat Kapolri itu, memang sejak awal Ferdy Sambo sudah berbohong.

"Dari awal memang tidak ada kejujuran, tangisan itu jelas skenario," kata dia.

Ari mata buaya Ferdy Sambo itu bukan hanya diperlihatkan kepada Kapolri, turut juga memberikan keyakinan kepada para ajudannya, terutama Bharada E.

"Dia tahulah apa konsekuensinya karena dia Jenderal Polisi. Makanya ketika dia merancang obstruction of justice, dia yakin dengan kemampuannya bisa mengendalikan semua, itu yang Jadi problem. Jadi ini penyalahgunaan kewenangan, bukan kewenangannya besar," kata Hermawan.

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo mengenakan kemeja putih di persidangan [Foto Suara.com - Alfian Winanto]
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo mengenakan kemeja putih di persidangan (sumber: Foto Suara.com - Alfian Winanto)

Sementara itu menurut seorang pengacara kondang Hotman Paris, menilai kalau Ferdy Sambo membunuh Brigadir J karena hatinya yang tersakiti dan terguncang, akibat ada kabar soal dugaan dugaan pelecehan seksual ke istrinya yakni Putri Candrawathi oleh Brigadir J.

Hotman Paris mengatakan hal itu ketika dirinya melihat dari BAP dari kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

"Dalam BAP dia seorang Jenderal masa nangis di depan anak buahnya. Dan itu dibenarkan oleh dua terdakwa Eliezer dan Ricky," jelas Hotman.

Kini terdakwa yang terjerat dalam kasus dugaan pembunuhan berencana sedang menjalankan sidang dan menunggu nasib dari hasil perbuatan mereka. (*)

Sumber: Suara.com / TV One

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Momen Ketika Ibu Kandung Brigadir J Membentak Jenderal Hendra Kurniawan Sebelum Dipecat Polri

Momen Ketika Ibu Kandung Brigadir J Membentak Jenderal Hendra Kurniawan Sebelum Dipecat Polri

| Rabu, 02 November 2022 | 13:38 WIB

Dua Orang Buntuti Kuasa Hukum Brigadir J

Dua Orang Buntuti Kuasa Hukum Brigadir J

| Rabu, 02 November 2022 | 13:37 WIB

Krishna Murti Bener-bener Bestie Sama Pak Bhabin, Resmi Jadi Irjen Singgung Senyum Kapolri dan Amanah Jabatan

Krishna Murti Bener-bener Bestie Sama Pak Bhabin, Resmi Jadi Irjen Singgung Senyum Kapolri dan Amanah Jabatan

| Rabu, 02 November 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB