Kamaruddin Simanjuntak Klaim Dapat Bukti Kasus Kematian Brigadir J dari Intelijen Negara, Ini Pengakuan BIN

Suara Cianjur | Suara.com

Sabtu, 05 November 2022 | 16:52 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Klaim Dapat Bukti Kasus Kematian Brigadir J dari Intelijen Negara, Ini Pengakuan BIN
Pengacara bagi keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simajuntak mengklaim mendapatkan bukti dari BIN dan beberapa instansi lainnya soal kematian kliennya. BIN lantas menjawab soal itu. (Foto:Dok. Suara.com- Rakha)

SuaraCianjur.id- Klaim dari kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat bernama Kamaruddin Simanjuntak yang menyebut dirinya mendapatkan pasokan informasi dari intelijen di tepis oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

BIN membantah klaim Kamaruddin soal pemebrian bukti-bukti dari peristiwa pembunuhan berencana Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo.

"Info intelijen BIN, hanya ditujukan kepada single client yakni Presiden. Jadi tidak benar adanya berita yang menyatakan bahwa BIN, memberikan info kepada Kamaruddin sebagaimana dilansir di persidangan oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak," ucap Juru Bicara BIN, Wawan Purwanto dalam keterangan pernyataan yang dikutip dari Suara.com, Sabtu (5/11/2022).

Menurut Wawan BIN adalah badan intelijen negara bukan untuk melakukan hal yang lain. Bahkan BIN tidak melakukan intervensi, dalam masalah judikatif.

"Apa yang terjadi di persidangan adalah mutlak wilayah judikatif dan itu menjadi Kewenangan hakim untuk memutus, Jaksa untuk menuntut dan pengacara untuk membela clientnya. BIN sama sekali tidak ikut campur," terang Wawan.

Sebelumnya Kamaruddin Simanjuntak mengaku kalau dirinya mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan peristiwa dari pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang diotaki leh Ferdy Sambo.

"Satu hal yang paling menjengkelkan waktu itu, saya membawa bukti di dalam handphone, hasil investigasi saya kepada para intelijen baik dari BIN, Kepolisian, maupun tentara-tentara yang mitra-mitra saya," kata Kamaruddin.

Dirinya mengaku kalau sudah terbiasa bergaul dengan para intelijen ketika Kamaruddin masih berkuliah.

"Karena saya sudah biasa bergaul dengan intelijen sejak saya masih mahasiswa. Karena waktu masih mahasiswa, saya pernah membela sepuluh orang intelijen yang desersi dan di PHK secara tidak hormat, tapi saya bela jadi kembali mereka intelijen," kata dia.

Sumber: Suara.com / Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kamaruddin Simanjuntak Bilang Permintaan Maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hanya Skenario

Kamaruddin Simanjuntak Bilang Permintaan Maaf Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hanya Skenario

| Sabtu, 05 November 2022 | 08:56 WIB

Putri Candrawathi Wanita Pembohong dan Pembohong!

Putri Candrawathi Wanita Pembohong dan Pembohong!

| Jum'at, 04 November 2022 | 14:46 WIB

Dipanggil Ferdy Sambo saat Jadi Jenderal Polri, Perwira Ini Serba Salah ke Bharada E: Dinda Sini Kamu

Dipanggil Ferdy Sambo saat Jadi Jenderal Polri, Perwira Ini Serba Salah ke Bharada E: Dinda Sini Kamu

| Jum'at, 04 November 2022 | 12:40 WIB

Terkini

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar Nasional, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar Nasional, Karhutla Dikhawatirkan Meluas

Kalbar | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:58 WIB

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai

Jakarta | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:48 WIB

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:45 WIB

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:36 WIB

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Apa Pendidikan Hellyana? Wagub Babel yang Divonis Penjara dalam Kasus Hotel Rp22 Juta

Apa Pendidikan Hellyana? Wagub Babel yang Divonis Penjara dalam Kasus Hotel Rp22 Juta

Sumsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:17 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB