Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan

Suara Cianjur

Kamis, 10 November 2022 | 12:01 WIB
Manuver Ismail Bolong Soal Isu Dugaan Kasih Upeti Tambang Ilegal ke Kabareskrim, Begini Sikap Hendra Kurniawan
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym

SuaraCianjur.id- Soal manuver dari Ismail Bolong terkait dugaan pemberian upeti yang diberikan kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, disebut-sebut mendapatkan tekanan dari mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, Hendra Kurniawan.

Soal dugaan upeti Ismail Bolong dalam bisnis tambang ilegal batu bara yang ada di Kalimantan Timur dikatakan, kalau dirinya ditekan oleh Hendra Kurniawan.

Terkait dengan hal itu, Hendra Kurniawan emmilih bungkam. Saat ditanya soal isu tersebut dia tak mengeluarkan sepatah kata pun.

Padahal nama Hendra Kurniawan disebut-sebut sebagai pihak yang terjun dan pernah menyelidiki kasus tersebut.

Melansir dari pantauan Suara.com, mantan anak buah Ferdy Sambo yang sudah dipecat dari Polri ini, hanya diam. Ia bergegas masuk ke ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.  Hendra Kurniawan akan melanjutkan agenda sidang dalam perkara obstruction of justice atau merintangi penyidikan dari kasus kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamis (10/11/2022).

Berbeda dengan Ferdy Sambo ketika dtanya soal isu tambang ilegal batu bara di Kalimantan Timur.

Suami dari Putri Candrawathi ini mengatakan untuk menanyakan hal itu kepada yang berwenang saja.

"Silakan tanyakan kepada pejabat yang berwenang," ucap Ferdy Sambo. 

Pengakuan Ismail Bolong

Ismail Bolong yang sempat mengaku menyetor uang miliaran rupiah ke Kabareksrim Polri dari bisnis tambang ilegal. Namun terbaru dirinya memberikan klarifikasi terkait hal itu. [Foto:Dok Suara.com / Istimewa]
Ismail Bolong yang sempat mengaku menyetor uang miliaran rupiah ke Kabareksrim Polri dari bisnis tambang ilegal. Namun terbaru dirinya memberikan klarifikasi terkait hal itu. (sumber: Foto:Dok Suara.com / Istimewa)

Ismail Bolong mengaku dan menyatakan terjun ke bisnis tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur.

baca juga

Ismail Bolong dalam video yang berada di media sosial, menyebut memberkan setoran uang tunai sebesar Rp 6 miliar ke Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Bahkan Ismail juga menyebut turut menyumbang uang sejumlah Rp 200 juta ke Polres Bontang.

Video tersebut pun viral dan langsung mendapatkan klarifikasi berbeda dengan video awalnya.

Mantan dari anggota Satintelkam Polresta Samarinda ini memastikan, kalau pengakuan dirinya yang memberikan setoran kepada Kabareskrim di video yang sudah beredar, soal uang hasil dari bisnis tambang illegal adalah tidak benar.

Ismail mengklaim saat itu dirinya dipaksa dalam tekanan untuk membuat sebuah video. Bahkan kata dia orang yang menekan dirinya untuk melakukan hal itu ada mantan perwira Polri yakni Hendra Kurniawan.

Dalam akun Instagram @majeliskopi08 dilihat Minggu (6/11), video yang dibuat Ismail turut menyampaikan sebuah permohonan maaf yang ditujukan kepada Kabareskrim.

Ismail memastikan kalau dirinya tidak pernah bertemu ataupun turut memberikan uang kepada Jenderal bintang tiga itu.

"Nama saya Ismail Bolong saya saat ini sudah pensiun dini dari anggota Polri aktif mulai bulan Juli 2022. Perkenankan saya mohon maaf kepada Kabareskrim atas berita viral saat ini yang beredar. Saya klarifikasi bahwa berita itu tidak benar dan saya pastikan berita itu saya tidak pernah komunikasi sama Pak Kabareskrim apalagi memberikan uang. Saya tidak kenal," kata Ismail Bolong dalam video tersebut, Minggu (6/11).

Menurut Ismail Bolong, dirinya terkejut ketika tahu soal video itu sudah tersebar luas di media sosial dan viral. Ia mengaku juga kalau mendapatkan tekanan. Video itu kata Ismail sudah dibuat pada bulan Februari 2022.

"Saya kaget viral sekarang. Saya perlu jelaskan, bahwa pada bulan Februari itu datang anggota Mabes Polri dari Paminal Mabes Polri memeriksa saya, untuk memberikan testimoni kepada Kabareskrim dalam penuh tekanan dari Pak Hendra. Brigjen Hendra pada saat itu saya komunikasi melalui HP, melalui anggota Paminal dengan mengancam akan bawa kamu ke Jakarta kalau nggak mau melakukan testimoni," ungkap Ismail Bolong. (*)

Sumber:Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda Dengan Bekas Atasannya, Hendra Kurniawan Langsung Kicep Saat Ditanya Isu Setoran Tambang Ilegal Ke Kabareskrim

Beda Dengan Bekas Atasannya, Hendra Kurniawan Langsung Kicep Saat Ditanya Isu Setoran Tambang Ilegal Ke Kabareskrim

News | Kamis, 10 November 2022 | 11:12 WIB

Irjen Krishna Murti Sebut Ferdy Sambo cs Tak Cerminkan Catur Prasetya: Kegoblokan Berjamaah Rusak Sistematik!

Irjen Krishna Murti Sebut Ferdy Sambo cs Tak Cerminkan Catur Prasetya: Kegoblokan Berjamaah Rusak Sistematik!

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 18:35 WIB

Tak Hanya Diam Usai Brigadir J Tewas Tapi Ajudan Lihat Bripka Ricky Rizal Lakukan Hal Ini

Tak Hanya Diam Usai Brigadir J Tewas Tapi Ajudan Lihat Bripka Ricky Rizal Lakukan Hal Ini

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 17:25 WIB

Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo

Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×