Irjen Krishna Murti Sebut Ferdy Sambo cs Tak Cerminkan Catur Prasetya: Kegoblokan Berjamaah Rusak Sistematik!

Suara Cianjur

Rabu, 09 November 2022 | 18:35 WIB
Irjen Krishna Murti Sebut Ferdy Sambo cs Tak Cerminkan Catur Prasetya: Kegoblokan Berjamaah Rusak Sistematik!
Irjen Pol Krishna Murti secara memberikan pernyataan terkait dengan kasus Ferdy Sambo yang memberikan perintah kepada bawahannya. (Foto: Dok Pribadi Instgaram Krishna Murti)

SuaraCianjur.id- Terkait dengan dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diotaki oleh Ferdy Sambo membuat sejumlah ajudannya dan beberapa orang turut terseret ke ranah persidangan.

Bukan hanya ajudan saja, beberapa perwira Polri turut terlibat, salah satunya mantan Jenderal Polri yakni Hendra Kurniawan, yang turut terseret pusaran skenario Ferdy Sambo.

Dalam sebuah unggahan yang diposting oleh Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti, menyebut kalau TNI/Polri ketika dipimpin oleh senior atau junior adalah hal yang lumrah.

Termasuk ketika dipimpin oleh sesame rekannya atau rekan yang lainnya. Karena jabatan adalah sebuah amanah yang harus dijalankan

“Dalam organisasi TNI / POLRI adalah hal yang lumrah ketika senior memimpin junior, atau junior memimpin senior, atau sesama rekan memimpin rekan yg lain, atau bahkan ketika kita harus dipimpin oleh orang lain yg mendapat amanah untuk itu,” tulis Krishna Murti dalam postingan Instagramnya, Rabu (9/11/2022).

Menurut Irjen Krishna Murti seorang pemimpin harus belajar terlebih dahulu dan itu dimulai dari diri sendiri.

“Belajar jadi pemimpin harus dimulai dari kemampuan diri untuk loyal ketika dipimpin orang lain. Siapapun pemimpinnya. Apalagi anggota Polri harus memgang teguh salah satu butir CATUR PRASETYA: SETIA KEPADA NEGARA DAN PIMPINANNYA.. #kmupdates,” lanjut Irjen Pol Krishan Murti.

Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo disebutkan menyuruh kepada anak buahnya yakni Bripka Ricky Rizal untuk menembak Brigadir J. Namun hal itu ditolak olehnya. Kemudian Ferdy Sambo meminta kepada Bharada E, untuk mengambil pernah. Dirinya pun turut menyanggupi perintah dari suami Putri Candrawathi tersebut.

Seorang netizen pun turut memberikan komentar dalam postingan Irjen Pol Krishna Murti. Dirinya turut mempertanyakan soal apa yang dilakukan oleh Ferdy Sambo cs ang dimaksud oleh Catur Prasetya.

baca juga

“Izin tanya jendral di kasus FS, apakah yg di lakukan bawahan & ajudan nya itu yg di maksud CATUR PRASETYA????” tanya seorang netizen dengan akun bernama cecep***

Jawab tegas Irjen Pol Krishna Murti ketika menjawab pertanyaan dari netizen soal kasus Ferdy Sambo yang dilakukan oleh mereka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J [Foto: Tangkapan Layar Instagram Irjen Pol Krishna Murti]
Jawab tegas Irjen Pol Krishna Murti ketika menjawab pertanyaan dari netizen soal kasus Ferdy Sambo yang dilakukan oleh mereka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J (sumber: Foto: Tangkapan Layar Instagram Irjen Pol Krishna Murti)

Mendapati pertanyaan itu, kemudian Irjen Pol Krishna Murti menjawab secara tegas. Apa yang dilakukan oleh mereka sangat tidak sesuai dengan Catur Prasetya. Apa yang dilakuakn oleh Ferdy Sambo cs sudah merusak sebuah sistematik organisasi.

“Itu sih kegoblokan berjamaah yang kemudian berdampak pada kerusakan sistemik pada organisasi,” jawab Irjen Pol Krishna Murti.

Kata Irjen Pol Krishna Murti, seharusnya anak buah bisa menolak perintah pimpinannya yang salah. Anak buah juga turut wajib memberikan masukan, ketika keputusan atasannya dinilai salah dan tidak baik.

“Kegoblokan berjamaah adalah ketika pemimpin buat keputusan dan anak buah tidak memberikan masukan yang benar, malah melaksanakan perintah yang salah. Sudah jelas diatur dalam perkap, bawahan bisa menolak perintah yang salah,” lanjut Krishna Murti.

Dalam komentar lain turut menimpali jawaban dari Irjen Pol Krishna Murti. Menurutnya masyarakat hanya ingin kalau pelaku utama dalam pembunuhan Brigadir J dihukum seadil-adilnya.

“Sebenarnya Ndan netizen seluruh Indonesia itu hanya ingin sambo di hukum seumur hidup dan seadil adilnya,itu aja intinya kalo polisi yg lain mau ini itu terserah, kasihan keluarga Joshua. Dilindungi terus Ferdy Sambo,” ucap akun h567***. 

“Wahhh...ini baru statment yg tegas..catet itu FS cs kegoblokan berjamaah,” kata netizen lainnya bernama wira****.  (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Diam Usai Brigadir J Tewas Tapi Ajudan Lihat Bripka Ricky Rizal Lakukan Hal Ini

Tak Hanya Diam Usai Brigadir J Tewas Tapi Ajudan Lihat Bripka Ricky Rizal Lakukan Hal Ini

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 17:25 WIB

Pesan Irjen Krishna Murti Buat Anggota Semua Polri, Salfok Gestur Tubuh: Tak Perlu Dipegang Gak akan Terbang

Pesan Irjen Krishna Murti Buat Anggota Semua Polri, Salfok Gestur Tubuh: Tak Perlu Dipegang Gak akan Terbang

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 15:30 WIB

Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo

Kerab Mengubah Keterangan di Ruang SIdang Adzan Romer Jujur Faktor Takut Sama Ferdy Sambo

Cianjur | Rabu, 09 November 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation

ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen

Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:32 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes

Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes

Jabar | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:19 WIB