Aturan FIFA Jelas Pakai Ban Kapten Ini, Inggris dan Wales Keras Kepala Mau Pake Ban Kapten OneLove Pelangi

Suara Cianjur

Minggu, 20 November 2022 | 21:25 WIB
Aturan FIFA Jelas Pakai Ban Kapten Ini, Inggris dan Wales Keras Kepala Mau Pake Ban Kapten OneLove Pelangi
Harry Kane yang turut tergabung bersama Timnas Inggris dalam perhelatan Piala Dunia 2022. (Foto: Suara.com / The Sun)

SuaraCianjur.id- Dalam Piala Dunia 2022 Qatar kali ini FIFA mengeluarkan larangan untuk memakai atribut yang berkaitan dengan sebuah komunitas, agama, juga politik dan ideologis.

Seluruh tim peserta Piala Dunia, harus memakai atribut yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara.  

Aturan itu berlaku juga terhadap penggunaan ban kapten OneLove, yang disebut sebagai ranah kampanye bagi kelompok LGBTQ.  

Desain ban kapten yang berolog hati, berwarna representasi kaum LGBTQ yakni pelangi.

Ban kapten ini diusung oleh beberapa negara seperti Belanda, Belgia, Denmark, Jerman, Norwegia, Swedia, Swiss, Inggris, dan Wales.

Sementara itu Qatar negara yang melarang adanya kegiatan yang berkaitan dengan kelompok tersebut.

Tapi larangan dari FIFA itu dikabarkan kalau Timnas Inggris dan Wales, sangat bersikeras untuk tetap menggunakan ban kapten itu.

Seperti dilansir dari Mirror, Inggris atau Wales mengatakan untuk berkomitmen untuk menggunakan ban kapten OneLove berwarna pelangi.

Mereka akan tetap menggunakan ban kapten itu, ketika pertandingan perdana mereka di Piala Dunia 2022.

baca juga

Dalam sebuah pernyataan dari FA sebagai Federasi sepak bola Inggris, memastikan itu.

“Kami menghormati ban kapten FIFA, tapi kami berkomitmen pada ban kapten OneLove dan berniat untuk memakainya,” kata kepala eksekutif FA, Mark Bullingham, dikutip Minggu (20/11/2022).

Hal itu dikonfirmasi sebelum para pemain terbang ke ke Qatar. Mereka menyatakan siap mengambil keputusan dan sikap untuk melawan FIFA.

Bahkan mereka mengatakan akan siap kalau dimintai pertanggungjawaban dari perbuatannya.

Tak menutup kemungkinanan kalau Timnas Inggris dan Wales akan mendapatkan denda, atas penolakan dari protokol yang telah di tetapkan FIFA.

Persiapan menjelang Piala Dunia 2022 Qatar [Foto: Suara.com / AFP]
Persiapan menjelang Piala Dunia 2022 Qatar (sumber: Foto: Suara.com / AFP)

Ban kapten yang disediakan FIFA sebagain besar tidak mengacu kepada sebuah kelompok apapun, dan pada kampanye anti-diskriminasi.  

Bahkan FIFA menyarankan semua tim yang masuk di babak final nanti, untuk turut menggunakan ban kapten di lengan yang bertuliskan #FootballUnitiesTheWorld.

Dalam putaran kedua di grup ban kapten turut menuliskan sebuah pesan #SaveThePlanet. FIFA memiliki ide untuk di babak penutup pertandingan grup, punya pesan #ProtectChildren #ShareTheMeal yang tersemat di ban kapten.  (*)

Sumber: Mirror

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Nonton Piala Dunia Qatar, Raffi Ahmad Siapkan Tiket Ratusan Juta untuk Karyawannya

Demi Nonton Piala Dunia Qatar, Raffi Ahmad Siapkan Tiket Ratusan Juta untuk Karyawannya

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 18:08 WIB

Dinilai Mabuk Ucapan Presiden FIFA Dicap Kontroversi, Sebut Korut Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Dinilai Mabuk Ucapan Presiden FIFA Dicap Kontroversi, Sebut Korut Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 17:50 WIB

Didier Deschamps Sedih Karim Benzema Cedera, Ikhlas Kembali Absen Ketiga Kalinya di Piala Dunia

Didier Deschamps Sedih Karim Benzema Cedera, Ikhlas Kembali Absen Ketiga Kalinya di Piala Dunia

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal

Pemkab Siak Sewa Mobil Dinas Rp8 Miliar, tapi Ada yang Janggal

Riau | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:10 WIB

5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif

5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:10 WIB

Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA

Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:00 WIB

Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:56 WIB

Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara

Dunia yang Menghakimi Sebelum Memahami: Pelajaran Berharga dari Film Saat Aku Bersuara

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:52 WIB

JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!

JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:51 WIB

Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival

Hallan Tembus Festival, Kim Hyang Gi Datang ke New York Asian Film Festival

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:48 WIB

Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd

Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:45 WIB