SuaraCianjur.id- Kasus dugaan penistaan agama yang disebut dilakukan oleh Budi Dalton dan turut menyeret nama komedian Sule dan Mang Saswi sudah dilaporkan ke Polisi.
Menanggapi hal ini, Ustadz Derry Sulaiman mengatakan kalau dirinya mendukung pihak yang sudah melaporkan Budi Dalton, Sule dan Mang Saswi.
Mereka bertiga diduga melakukan penistaan agama dengan mengatakan kalimat ‘Miras’ sebagai singkatan dari ‘Minuman Rasulullah’.
Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (AMPERA) turut melaporkan hal itu kepada kepolisian.
Ustadz Derry mengatakan kalau dirinya mendukung pihak pelapor merasa kesal dengan aksi candaan mereka.
"Jelas saya pribadi mendukung laporan itu," ungkap Ustadz Derry dikutip dari YouTube Cumi-Cumi, Jumat (25/11/2022).
Ustadz Derry Sulaiman mengaku kalau dirinya mendukung apa yang telah dilakukan oleh pihak dari AMPERA. Dirinya ingin ada pelajaran yang bisa diambil dalam hal ini.
Dirinya yakin kalau Sule dan kawan-kawan bisa belajar dari apa yang telah terjadi.
"Dengan niat sebagai edukasi dan efek jera. Dan saya yakin hal ini bisa menjadi pelajaran yang berharga buat Kang Sule dan Budi Dalton," terang Ustadz Derry.
Kendati demikian, Ustadz Derry yakin kalau Sule, Mang Saswi dan Budi Dalton adalah orang yang baik. Meskipun apa yang telah dilakukan ketiganya itu dinilai berlebihan, namun Ustadz Derry yakin kalau mereka melakukan hal itu tidak disengaja.
"Saya yakin mereka orang-orang baik. Tidak mungkin mereka menistakan Rasulullah SAW, tidak mungkin, mereka keceplosan aja," kata Ustadz Derry.
Ustadz Derry bahkan sempat melakukan komunikasi dengan Sule. Ayah dari Rizky Febian itu mangatakan kalau diriya tidak pernah melontarkan ucapan terkait dengan hal-hal yang mengarah kepada penistaan agama.
"Dia (Sule) merasa bukan dia yang mengucapkan itu," kata Ustadz Derry.
![Budi Dalton diduga melakukan penistaan Agama dan dilaporkan oleh Novel Bamukmin [Foto: Dok Suara.com / Instagram delluuyee]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/18/1-budi-dalton-kritik-arteria-dahlan-instagram-at-delluuyee.jpg)
AMPERA melakukan laporan kepada Polisi karena konten becandaan mereka yang berada di Youtube. Ketiga orang tersebut dianggap sudah menjadikan nama Rasulullah sebagai bahan bercanda.
Menurut Ustadz Derry, kalau agama tidaklah bisa dijadikan sebagai konten untuk bercanda, dan apapun itu bentuknya.
"Agama bukanlah sebuah perkara yang bisa dijadikan untuk bahan guyonan, mainan atau apa pun itu," terangnya.
Terutama kata Ustadz Derry Sulaiman, kalau agama Islam berbeda dengan agama yang lainnya, sehingga tidak bisa untuk dijadikan materi dalam hal bercanda atau materi komedi.
![Komedian Sule yang turut terseret dalam dugaan penistaan agama bersama Budi Dalton dan Mang Saswi yang dilaporkan ke Polisi. [Foto: Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/11/13/1-sule.jpg)
"Islam ini berbeda, kita tidak bisa seperti agama lain menjadikan Tuhannya, Nabinya sebagai bahan bercandaan itu mungkin biasa," ungkap Ustadz Derry.
Apa yang menjadi bahan candaa yang disebutkan menistakan agam sudah diunggah sejak tiga tahun lalu.
"Itu video tiga tahun lalu ya dan sekarang sudah dihapus," ungkapnya.
Apa yang dilakukan oleh AMPERA juga trutu dimaklumi oleh Ustadz Derry, karena sebagai umat muslim sudah pasti mencintai dan menyayangi sosok Nabi Muhammad SAW.
"Saya memaklumi AMPERA marah karena pasti setiap orang mencintai Rasulullah SAW," kata dia. (*)
Sumber: Youtube Cumi-CUmi