ODGJ Tak Luput dari Pelayanan Nakes di Posko Pengungsian Korban Gempa Cianjur

Suara Cianjur

Selasa, 29 November 2022 | 07:49 WIB
ODGJ Tak Luput dari Pelayanan Nakes di Posko Pengungsian Korban Gempa Cianjur
Petugas kesehatan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak konflik sosial di Markas Polres Lombok Barat, NTB, Kamis (5/5/2022). (ANTARA/Polda NTB)

SuaraCianjur.id - Dari ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang dikirimkan ke Cianjur, ada juga nakes yang dikirimkan untuk kelompok Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Mereka diminta untuk memberikan pelayanan kesehatan secara intensif, kepada para penderita ODGJ yang terdampak gempa Cianjur.

Dilansir dari suarajabar.id, ada tiga ribu lebih nakes yang telah disebar di ratusan titik posko-posko pengungsi korban gempa Cianjur.

Para nakes tersebut tersebar di delapan kecamatan di Cianjur yang terdampak gempa.

Selain nakes untuk ODGJ, ada juga nakes untuk kelompok ibu hamil. Mereka nakes yang berada di posko-posko pengungsian terdiri dari dokter umum, perawat, ahli gizi, bidan, apoteker, tenaga surveilans, kesehatan lingkungan, terapis, psikolog dan beragam dokter spesialis.

Ada beberapa temuan para nakes, saat menangani para korban gempa Cianjur yang terdampak. 

Data yang didapat oleh Klaster Kesehatan Penanganan Gempabumi Kabupaten Cianjur, terdapat 5 kasus sakit terbanyak yang dialami para warga yang terdampa Gempa Cianjur di posko pengungsian. 

Mereka rata-rata terkena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), gastritis, hipertensi, diare dan diabetes.

Saat ini penanganan pasca gempa di Cianjur, masih terus berlanjut. Data terkahir kemarin, tercatat ada 323 orang meninggal dalam bencana tersebut. Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan terus dilakukan.

baca juga

"Data terbaru hingga hari ini, Senin 28 November, korban meninggal dunia tercatat 323 jiwa," kata Bupati Cianjur Herman Suherman, seperti yang dilihat pada Selasa (29/11/2022).

Untuk penanganan lanjutan pasca gempa di Cianjur, Herman pun telah ditunjuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), guna memegang kendali penuh penanganan gempa di Cianjur.

Alasannya, gempa yang terjadi di Cianjur, merupakan bencana daerah bukan bencana nasional. (*)

Artikel ini telah tayang di suarajabar.id, dengan judul : Sebanyak 3.175 Tenaga Kesehatan Tersebar di 194 Titik Pengungsian Gempa Cianjur

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Posting Gempa Cianjur Ridwan Kamil Dapat Ucapan Dari Warga Ganjar, Ini Katanya

Posting Gempa Cianjur Ridwan Kamil Dapat Ucapan Dari Warga Ganjar, Ini Katanya

Cianjur | Selasa, 29 November 2022 | 07:00 WIB

Jenazah Ayah dan Anak Ditemukan Berpelukan, Lokasi Longsor Pasca Gempa Cianjur Keluarkan Bau Tak Sedap

Jenazah Ayah dan Anak Ditemukan Berpelukan, Lokasi Longsor Pasca Gempa Cianjur Keluarkan Bau Tak Sedap

Cianjur | Senin, 28 November 2022 | 13:02 WIB

11 Korban Korban Gempa Cianjur yang Hilang Masih Dicari Basarnas Tambah Waktu Hingga 30 November

11 Korban Korban Gempa Cianjur yang Hilang Masih Dicari Basarnas Tambah Waktu Hingga 30 November

Cianjur | Senin, 28 November 2022 | 11:33 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×