Polisi Dalami Keterkaitan Ormas Garis, dengan Jaringan Kelompok Teroris JAD

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 30 November 2022 | 14:28 WIB
Polisi Dalami Keterkaitan Ormas Garis, dengan Jaringan Kelompok Teroris JAD
Aksi pencopotan tulisan di tenda korban gempa Cianjur yang diduga dilakukan oleh warga setempat (Foto: Media Sosial Instagram)

SuaraCianjur.id - Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kelompok Ormas Garis (Gerakan Reformis Islam) yang melakukan pencabutan label gereja ditenda pengungsian korban gempa Cianjur

Terlepas dari pemeriksaan tersebut, ternyata Ormas Garis pernah dikaitkan dengan kelompok teroris  Jamaah Ansharut Daulah (JAD). 

Pada tahun 2017 lalu, sekitar bulan Juli, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, pernah menangkap empat orang yang diketahui kelompok JAD. 

Keempat orang itu, berencana menyerang kantor polisi yakni Mapolsek Cisaat dan juga Mapolsek Cianjur Kota.

Kabid Humas Polda Jabar, yang kala itu dijabat oleh Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan Jaringan ini berencana melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api dengan sasaran anggota polisi yang tengah bertugas di kedua polsek tersebut dan etnis keturunan.

Yusri menyebutkan keempat orang tersebut juga merupakan sel baru dari jaringan kelompok teroris JAD dan berkaitan dengan kelompok Ormas Gerakan Reformis Islam atau Garis.

Menanggapi itu, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya akan fokus terlebih dahulu soal pencabutan label gereja di tenda korban pengungsian gempa Cianjur. 

Namun seiring berjalannya penyelidikan, tidak menutupkemungkinan pihaknya juga akan mendalami keterkaitan ormas Garis dengan paham-paham radikal atau jaringan terorisme.

“Kita belum penetapan tersangka, saat ini masih pemeriksaan. (Soal kaitan dengan kelompok teroris JAD) Nanti kita lihat kalau memang ada keterkaitannya seperti apa,” kata Doni, saat dihubungi via ponselnya, Rabu (29/11/2022).

Sampai saat ini, polisi memeriksa tujuh orang terkait dengan aksi intoleransi yang diduga dilakukan kelompok Ormas Garis, dengan mencabut label tulisan gereja ditenda korban pengungsian korban gempa Cianjur.

Polisi masih perlu melakukan pengembangan pemeriksaan dalam kasus ini. Polisi juga, musti melakukan pendalaman lebih lanjut pada dugaan aksi intoleran ini.

“Belum penetepan tersangka. Kita perlu pendalaman dan pengembangan,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Pendalaman dan pengembangan yang dimaksud, polisi mencari siapa yang memotivasi kelompok masayrakat tersebut untuk melakukan aksi yang dianggap intoleran tersebut.

“Mau kita cek, giatnya apa, siapa yang memotivasi, semua harus jelas,” ungkapnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantah Cabut Label Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Ormas Garis Ternyata Berkaitan dengan Kelompok Teroris JAD

Bantah Cabut Label Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Ormas Garis Ternyata Berkaitan dengan Kelompok Teroris JAD

| Rabu, 30 November 2022 | 13:51 WIB

Warga Cianjur Bisa Kembali ke Rumah Tapi Harus Penuhi Syarat Ini, Laporan Korban Hilang Tambah Jadi 13 Orang

Warga Cianjur Bisa Kembali ke Rumah Tapi Harus Penuhi Syarat Ini, Laporan Korban Hilang Tambah Jadi 13 Orang

| Rabu, 30 November 2022 | 12:21 WIB

Polisi Cari Motivator Aksi Intoleran Pencabutan  Label Gereja Tenda Korban Gempa Cianjur, 7 Orang Diperiksa

Polisi Cari Motivator Aksi Intoleran Pencabutan Label Gereja Tenda Korban Gempa Cianjur, 7 Orang Diperiksa

| Rabu, 30 November 2022 | 11:17 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya

Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain

Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain

Video | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban

WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 17:35 WIB