SuaraCianjur.id - Pernyataan menyejukkan disampaikan oleh Habis Jafar saat dirinya diundang ke podcast Deddy Corbuzier baru-baru ini.
Habib Jafar sendiri sudah cukup sering datang ke podcast Deddy Corbuzier untuk membahas permasalahan-permasalahan berdasarkan sisi agama.
Tak hanya itu, Habib Jafar makin dikenal oleh masyarakat pasca dirinya membuat konten bersama Tretan Muslim.
Konten tersebut biasa dikenal sebagai 'Pemuda Tersesat'.
Di sana juga, Habib Jafar seringkali mendapatkan pertanyaan dari para netizen yang biasanya cukup aneh dan menggelitik.
Pendapat Habib Jafar tentang grup whatsapp keluarga yang toxic
![Habib Jafar jelaskan hukum keluar dari grup toxic [The Journey of Religion / Youtube]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/09/04/1-habib-jafar-ngobrol-bersama-onad.jpg)
Grup whatsapp toxic, biasanya ditemui oleh banyak orang di dalam kehidupan sehari-hari.
Biasanya, seseorang akan merasa sungkan untuk keluar, namun faktanya kiriman-kiriman dalam grup whatsapp tersebut tidak bermanfaat.
Untuk menanggapi permasalahan ini, Habib Jafar tentu saja memiliki solusi berdasarkan kacamata agama.
Habib Jafar mengungkapkan bahwa tidak masalah jika Anda keluar dari grup tersebut, jika berpotensi menimbulkan keburukan.
"Grup whatsapp apapun yang kita tidak bahagia di sana, keluar!," tegas Habib Jafar.
Lalu, Habib Jafar mengutip sabda Nabi yang mengatakan jika ada suatu perkumpulan yang berdampak buruk, maka keluarlah.
"Perkumpulan itu sekarang bukan hanya offline, online juga," ungkap Habib Jafar.
Habib Jafar sebut keluar dari grup whatsapp bukan berarti memutus silaturahim
![Habib Jafar jelaskan keluar dari grup bukan berati putus tali silaturahim [YouTube Deddy Corbuzier]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/12/05/1-habib-jafar.jpg)
Keluar dari grup whatsapp keluarga mungkin bukan merupakan hal yang mudah.
Apalagi sebagai anak muda, keluar dari grup whatsapp keluarga bisa dianggap sebagai tidak menghargai orang tua dan memutus tali silaturahmi.
Namun, hal ini serta merta dibantah oleh Habib Jafar.