Kapolri Sebut Pelaku Pernah Ditahan Terkait Kasus Bom Cicendo 2017, Ternyata Masih Masuk Kategori Merah

Suara Cianjur

Rabu, 07 Desember 2022 | 14:46 WIB
Kapolri Sebut Pelaku Pernah Ditahan Terkait Kasus Bom Cicendo 2017, Ternyata Masih Masuk Kategori Merah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo datang ke lokasi kejadian di Mapolsek Astanaanyar (Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

SuaraCianjur.id- Terkait dengan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung sudah teridentifikasi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan kalau pelaku bernama Agus Sujarno atau Agus Muslim. Dia disebut terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Pelaku sendiri sempat ditangkap oleh Densus 88 dan ditahan karena terlibat dengan insiden bom yang terjadi di Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, di tahun 2017 silam.

Pada tahun 2021, Agus Muslim telah kembali bebas menghirup udara luar.

"Sempat dihukum empat tahun di bulan September 2021, lalu yang bersangkutan bebas. Tentunya kegiatan yang bersangkutan, kita ikuti," jelas Kapolri Listyo dalam keterangannya di lokasi, Rabu (7/12/2022).

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan sidik jari dan face recognition, dia terafiliasi dengan kelompk JAD. Adapun kelompok JAD yang diikuti oleh pelaku bom bunuh diri ini, memiliki basis di Bandung atau Jawa Barat.

Agus Muslim pernah ditahan di Nusakambangan, Jawa Tengah. Tapi saat dirinya bebas pelaku ternyata masih masuk ke dalam kategori merah.

“Yang bersangkutan ini sebelumnya ditahan atau diproses di Nusakambangan, artinya dalam tanda kutip masuk kelompok yang masih merah. Proses radikalisasi membutuhkan teknik dan taktik berbeda,” terang Kapolri.

Kondisi Mapolsek Astanaanyar usai aksi bom bunh diri [Sumber Foto: Twitter @infobdg]
Kondisi Mapolsek Astanaanyar usai aksi bom bunh diri (sumber: Sumber Foto: Twitter @infobdg)

"Dan memang yang bersangkutan masih susah diajak berbicara, cenderung menghindar, walaupun sudah melaksanakan aktivitas," lanjutnya.

baca juga

Kapolri memberikan perintah kepada timnya supaya melakukan pendalaman, dan mencari orang yang berkaitan dengan kelompok yang turut diduga terafiliasi bersama Agus.

"Seluruh tim satgas sudah diperintahkan bergerak," ungkap Listyo.

Semebtara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana menyatakan, terdapat 11 korban atas insiden ledakan yang terjadi di Polsek Astanaanyar.

11 orang itu ada satu anggota Polri yang gugur akibat terkena serpiah ledakan. Sementara 10 orang lainnya mengalami luka-luka, dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pedagang Ini Dikejutkan Dentuman Keras Tak Menyangka Polsek Astanaanyar Diserang Bom Bunuh Diri, Warga Pada Lari

Pedagang Ini Dikejutkan Dentuman Keras Tak Menyangka Polsek Astanaanyar Diserang Bom Bunuh Diri, Warga Pada Lari

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:33 WIB

Kata Kapolda Jabar Soal Bom Polsek Astanaanyar, Masyarakat Lagi Lewat Jadi Korban, Tahanan Dipindahkan Sementara

Kata Kapolda Jabar Soal Bom Polsek Astanaanyar, Masyarakat Lagi Lewat Jadi Korban, Tahanan Dipindahkan Sementara

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 12:48 WIB

Ada Tulisan KUHP di Motor Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Polda Jabar Bilang Begini

Ada Tulisan KUHP di Motor Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Polda Jabar Bilang Begini

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×