Ferdy Sambo vs Bharada E, Tensi Panas Tembakan Terakhir dan Wanita Berambut Pendek, Polri Diminta Pecat Richard

Suara Cianjur

Kamis, 08 Desember 2022 | 06:30 WIB
Ferdy Sambo vs Bharada E, Tensi Panas Tembakan Terakhir dan Wanita Berambut Pendek, Polri Diminta Pecat Richard
Bharada E menjadi saksi bagi terdakwa Bripka RR dan Kuat Maruf. Dalam sidang Bharada E mengungkap sikap Putri Candrawathi ke Brigadir J dan sifat tempramental Ferdy Sambo. (Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Fauzan/aww)

SuaraCianjur.id- Tensi panas tersaji dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. Terdakwa Bharada E mulai melancarkan serangan kepada Ferdy Sambo

Dulu Ferdy Sambo sebagai atasan dari Bharada E, namun kini suami Putri Candrawathi itu sudah bukan lagi anggota Polri. Bharada E dan Sambo adalah dua terdakwa yang saling tuduh terkait kematian Brigadir J.

Keterangan dari masing-masing bikin sidang makin berbelit.

Soal penembakan terhadap Brigadir J membuat Ferdy Sambo meminta kepada Bharada E untuk tidak melibatkan orang lain dalam kesaksiannya. 

Ferdy Sambo menyampaikan kalau Bharada E sudah mengakui kalau dia menembak Brigadir J. Sehingga tidak seharusnya kata Sambo kalau Bharada E bawa-bawa istrinya, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

"Kalau dia yang menembak Yosua jangan libatkan istri saya. Jangan libatkan Ricky, Kuat," ucap Sambo ke media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikutip dari Suara.com, Kamis (8/12/2022).

Ferdy Sambo mengklaim tak pernah memberikan perintah kepada Bharada E untuk menembak Brigadir J. Dia hanya meminta untuk menghajar bukan menembak. 

Bahkan suami Putri Candrawathi ini sudah membantah berulang kali, kalau dia ikut mengeksekusi Brigadir J. 

Tapi Bhadara E secara tegas mengatakan kalau Ferdy Sambo turut ikut menembak juga, untuk memastikan kalau Yosua sudah tewas terkapar. 

baca juga

"Habis almarhum (Yosua) jatuh, FS maju. Saya lihat dia pegang senjata dia kokang senjata dia tembak ke arah almarhum," ungkap Bharada E di dalam ruang sidang, Rabu (30/11) lalu. 

Minta Pecat Bharada E

Ferdy Sambo dalam ruang sidang melanjutkan agenda persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jaksel. [Foto: Suara.com - Arga]
Ferdy Sambo dalam ruang sidang melanjutkan agenda persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jaksel. (sumber: Foto: Suara.com - Arga)

Ferdy Sambo menilai kalau Bharada E seharusnya ikut dipecat atau PTDH oleh Polri, karena menembak Brigadir J. 

Bahkan ia meminta kepada pihak kepolisian untuk memecat Bharada E sebagai anggota Polri. Padahal Ferdy Sambo yang memberikan perintah,untuk mengeksekusi. 

"Bharada E harusnya dipecat juga karena dia yang menembak kan, jangan cuma saya," ungkap Ferdy Sambo pada Selasa (6/12) kemarin.

Bharada E sejauh ini baru dicopot dari jabatannya sebagai Ton 2 KI 1 Yon C Resimen I Paspelopor Korbrimob Polri. Dia dimutasi ke Yanma Polri atas kasus ini. 

Sebelumnya juga Bharada E mengungkapkan sebuah rahasi yang mengejutkan kepada Majelis Hakim sidang. 

Wanita Rambut Pendek

Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang digelar oleh Polri dengan lima orang tersangka di kediaman rumah dinas Kadiv Propam Polri. [Foto Istimewa --- Tangkapan Layar Polri TV]
Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang digelar oleh Polri dengan lima orang tersangka di kediaman rumah dinas Kadiv Propam Polri. (sumber: Foto Istimewa --- Tangkapan Layar Polri TV)

Sebuah peristiwa terjadi di rumah pribadi Sambo yang terletak di Jalan Bangka, Jakarta Selatan. Bharada E mengatakn, sebulan sebelum Brigadir J ditembak, dirinya lihat ada wanita keluar dari dalam rumah sambil menangis. 

Bharada E tak mengenal wanita itu. Termasuk apa yang terjadi di dalam rumah. Sebelum masuk ke dalam rumah raut wajah Putri dan Sambo dalam tampak dalam ekspresi marah. 

Wanita itu katanya memiliki ciri rambut pendek dan kulitnya sawo matang. Ia keluar sambil menangis, lalu mencari sopirnya. Bharada E kemudian membantu mencari sang sopir, setelah itu dia pulang. 

Pada saat meninggalkan rumah di Jalan Bangka, dia mengenakan mobil Pajero hitam. Mulai sejak Sambo sering berada di rumah pribadinya yang ada di Jalan Saguling. 

Hanya saja lagi-lagi Sambo membantah keterangan dari Bharada E. Dia menilai apa yang diceritakan oleh Bharada E adalah sebuah karangan palsu atau rekayasa. 

Bahkan dia penasaran siapa yang menyuruh Bharada E untuk berbicara seperti itu. Tak ada perselingkuhan dalam kasus ini kata Sambo, motifnya kata dia karena Brigadir J memperkosa istrinya, Putri Candrawathi. (*)

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keukeuh Istrinya Diperkosa Brigadir J, Ferdy Sambo Langsung Diserang

Keukeuh Istrinya Diperkosa Brigadir J, Ferdy Sambo Langsung Diserang

Cianjur | Selasa, 06 Desember 2022 | 18:02 WIB

Ferdy Sambo Buka Mulut Terkait Motif Dibalik Pembunuhan Brigadir J, Bantah Kesaksian 'Si Cantik'

Ferdy Sambo Buka Mulut Terkait Motif Dibalik Pembunuhan Brigadir J, Bantah Kesaksian 'Si Cantik'

Cianjur | Selasa, 06 Desember 2022 | 16:10 WIB

Ferdy Sambo Penasaran Siapa yang Suruh Bharada E Bicara Soal Wanita Rambut Pendek

Ferdy Sambo Penasaran Siapa yang Suruh Bharada E Bicara Soal Wanita Rambut Pendek

Cianjur | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:05 WIB

Terkini

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:53 WIB

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×