Hidup di Area Rawan Longsor, Siswa SMKN Karangjaya Tasikmalaya Ciptakan Alat Mitigasi Bencana yang Diakui BRIN

Suara Cianjur

Selasa, 13 Desember 2022 | 06:42 WIB
Hidup di Area Rawan Longsor, Siswa SMKN Karangjaya Tasikmalaya Ciptakan Alat Mitigasi Bencana yang Diakui BRIN
Prestasi Asep Pamil Sultoni siswa SMKN Karangjaya Tasikmalaya

SuaraCianjur.id - Sejumlah daerah di Indonesia tengah mengalami bencana alam mulai dari gempa bumi hingga longsor, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya yang beberapa waktu lalu terjadi. 

Kontur tanah Kabupaten Tasikmalaya yang berbukit menjadi alasan ditetapkannya sebagai area rawan longsor, termasuk di Karangjaya serta di Karanglayung hingga menyebabkan terputusnya akses jalan kendaraan. 

Bencana longsor selain mengancam nyawa warga, namun juga menghambat masyarakat beraktivitas, seperti halnya Asep Pamil Sultoni siswa SMK Negeri Karangjaya yang tidak bisa masuk sekolah karena jalannya tertutup longsoran. 

Hidup di area bencana longsor ini pula, yang membuat Asep Pamil siswa SMK jurusan Teknik Mekatronika berinovasi menciptakan alat mitigasi bencana longsor

Dibantu oleh mentor yang berpengalaman, Dicky Nurul Ilham, S.Pd merupakan Guru Teknik Mekatronika di SMKN Karangjaya, Asep akhirnya mampu mewujudkan inovasi alat yang diharapkan bisa membantu meminimalisir korban dan penganggulangan bencana longsor.

Sederet Prestasi Asep Pamil Sultoni Siswa SMKN Karangjaya Tasikmalaya

Asep Pamil Sultoni bersama Guru Teknik Mekatronika SMKN Karangjaya, Dicky Nurul Ilham, S.Pd.
Asep Pamil Sultoni bersama Guru Teknik Mekatronika SMKN Karangjaya, Dicky Nurul Ilham, S.Pd. (sumber:)

Inovasi ini diberi nama "Alat Mitigasi Bencana Longsor" yang dibuat Asep ini bahkan sudah diikutkan lomba inovasi teknologi atau Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Tasikmalaya pada 3 Agustus 2022 yang digelar Bapelitbangda, Kota Tasikmalaya. 

Meskipun tidak meraih gelar juara, 'Alat Mitigasi Bencana Longsor' ciptaan Asep ini mewakili Kota Tasikmalaya di ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Nasional yang digelar di Cirebon pada 19-21 Oktober 2022. 

Tidak sampai disitu, Asep juga membawa alat ciptaanya ini di ajang National Young Inventors Award (NYIA) tingkat nasional yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Bogor, 27-30 Oktober 2022. 

Pada ajang  NYIA ini, Asep bersama rekannya, Dendi Fitra Gifary berhasil menduduki juara 3 tingkat nasional.

baca juga

Cara Kerja Alat Mitigasi Bencana Longsor Karya Siswa SMKN Karangjaya

AMBL1
AMBL1 (sumber:)

Sebagaimana dilansir cianjur.suara.com dari wawancara eksklusif dengan Asep, ia menjelaskan cara kerja alat ciptaannya ini. 

Pertama, mampu mendeteksi kadar air yang berlebihan di dalam tanah, sehingga berfungsi sebagai alat peringatan dini dengan adanya potensi longsor karena kadar air dalam tanah sudah melebihi ambang batas aman. 

Kedua, mengukur nilai kemiringan tanah, bertujuan untuk menilai potensi terjadinya longsor berdasarkan kemiringan bukit. 

Ketiga, sensor ketinggian tanah yang berfungsi dalam mengkomparasikan kondisi penurunan tanah secara tiba-tiba dengan menggunalan data penurunan permukaan tanah terhadap permukaan air laut (mdpl).

Alat Mitigasi Bencana Longsor Karya Siswa SMKN Karangjaya Lomba di Kancah Internasional

Asep Pamil Sultoni ikut serta dalam Teknologi Tepat Guna Nusantara tingkat nasional di Cirebon
Asep Pamil Sultoni ikut serta dalam Teknologi Tepat Guna Nusantara tingkat nasional di Cirebon (sumber:)

Selain inovasinya sudah diakui BRIN, karya Asep ini akan mewakili Indonesia di ajang ASEAN-INDIA GRASSROOT INNOVATION FORUM 2022 di Kamboja pada 19-21 Desember 2022 mendatang.

Dalam bimbingan dan arahan Dicky sebagai mentor sekaligus guru di SMKN Karangjaya yang juga pernah membawa siswa SMKN 2 Kota Tasikmalaya mewakili Indonesia di ajang yang sama, ASEAN-INDIA GRASSROOT INNOVATION FORUM 2019 di Filipina. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Cek Daftar Penerima BLT PKH Balita Tahap 4 2022 Pakai HP dan KK Lewat Link Ini, Ada Bantuan dari Kemensos

Cara Cek Daftar Penerima BLT PKH Balita Tahap 4 2022 Pakai HP dan KK Lewat Link Ini, Ada Bantuan dari Kemensos

Cianjur | Senin, 12 Desember 2022 | 21:00 WIB

Akses Link Ini untuk Cek Daftar Penerima PKH Tahap 4 Cair Desember 2022, Ada Bantuan Rp750.000

Akses Link Ini untuk Cek Daftar Penerima PKH Tahap 4 Cair Desember 2022, Ada Bantuan Rp750.000

Cianjur | Senin, 12 Desember 2022 | 20:30 WIB

7 Masyarakat Penerima Bansos PKH 2022, Login Link Ini dan Dapatkan BLT Rp750.000 untuk Balita

7 Masyarakat Penerima Bansos PKH 2022, Login Link Ini dan Dapatkan BLT Rp750.000 untuk Balita

Cianjur | Senin, 12 Desember 2022 | 19:40 WIB

Terkini

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

×