Bahaya Empedu King Kobra dan Otak Monyet Dibongkar Dokter Boyke, Justru Ini Obat Kuat Sesungguhnya

Suara Cianjur

Kamis, 15 Desember 2022 | 21:10 WIB
Bahaya Empedu King Kobra dan Otak Monyet Dibongkar Dokter Boyke, Justru Ini Obat Kuat Sesungguhnya
dr. Boyke (YouTube Crazy Nikmir Real)

SuaraCianjur.id- Pria begitu terobsesi untuk tamil perkasa dan kuat di depan pasangan wanitanya ketika berhubungan seks.

Banyak cara yang dilakukan oleh pria agar tidak meletus dalam bercinta di ranjang. Suami berusaha mewujudkan impian istri yang ingin mendpatkan kepuasan dalam bercinta. Alhasil mengkonsumsi obat kuat menjadi pilihan.

Banyak yang percaya kalau otak monyet dicampur dengan arak dan empedu ular king kobra adalah obat kuat. Rumor menyebutkan kalau ramuan ekstrem tersebut dipercaya punya khasiat bisa menguatkan vitalitas pria.

Hal itu mendapatkan jawaban dari pakar Seksolog kondang dr Boyke Dian Nugraha. Dia meneyebutkan tidak ada bukti ilmiah yang bisa memastikan itu.

Selain itu ada juga yang percaya dengan tanaman herbal berupa pasak bumi dari Kalimantan, Purwoceng dari Dieng hingga Gingseng Korea yang bisa dikonsumsi untuk menjadi obat kuat.

Termasuk yang namanya Cula Badak, Tangkur Buaya dan anak tikus putih bukanlah pilihan untuk dikonsumsi sebagai obat kuat.

Dokter Boyke mengatakan kalau empedu King Kobra sangat berbahaya, karena ada efek yang ditimbulkan untuk tubuh.

“Empedu ular king kobra sangat berbahaya, karena selain panas di dalam tubuh juga bisa mengandung berbagai macam virus dan penyakit, bahkan beberapa juga ada yang bisa menularkan tipes. Otak monyet bisa menularkan virus radang otak,” jelas Dokter Boyke dikutip dari Sonora FM, Kamis (15/12/2022).

Menurut dr.Boyke obat kuat yang baik dan alami adalah dari otak dan pemikiran sendiri.

baca juga

“Kalau otak kita selalu rileks dan penuh kebahagiaan, mencintai pasangan kita, tidak menaruh kecurigaan kepada pasangan kita otomatis ereksinya juga gampang,” terang dr.Boyke.

Tak hanya itu, bahkan menurut dr.Boyke dengan situasi dan suasana yang romantis menjadi faktor berhubngan seks menjadi berkualitas, sehingga tidak mengandalkan atau ketergantungan kepada obat kuat saja.

“Apalagi ditunjang dengan suasana romantis seperti minyak wangi yang pas, dan tempat yang romantis itu bisa,” ungkap dr.Boyke.

Sehingga kata otak manusia adalah jawaban dari segala obat kuat yang baik dan aman bagi pria. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Zoya Amirin Bilang Pasutri Punya Fantasi Seks Liar Boleh Saja Asal Jangan Langgar Hukum, Masa Gituan di Luar Rumah

Zoya Amirin Bilang Pasutri Punya Fantasi Seks Liar Boleh Saja Asal Jangan Langgar Hukum, Masa Gituan di Luar Rumah

Cianjur | Selasa, 13 Desember 2022 | 15:00 WIB

Saran Dokter Boyke Buat Pria Jangan Boros Habiskan Keperkasaan di Usai Muda Kalau Tuanya Tak Ingin Seperti Ini

Saran Dokter Boyke Buat Pria Jangan Boros Habiskan Keperkasaan di Usai Muda Kalau Tuanya Tak Ingin Seperti Ini

Cianjur | Senin, 12 Desember 2022 | 17:00 WIB

Durasi atau Ukuran? Ini yang Paling Bisa Bikin Pasangan Merem Melek Menurut dr. Boyke

Durasi atau Ukuran? Ini yang Paling Bisa Bikin Pasangan Merem Melek Menurut dr. Boyke

Cianjur | Minggu, 11 Desember 2022 | 15:09 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×