SuaraCianjur.id – Ferdinand Hutahaean, seorang politikus berpengalaman sekaligus kontroversial asal Sumatera Utara, baru-baru ini menjadi perbincangan publik setelah bergabung dengan Partai Gerindra. Lahir pada 18 September 1977, Ferdinand sudah menikah dan dikaruniai tiga orang anak.
Seperti diketahui, Ferdinand sempat menjabat sebagai Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat selama periode 2015 hingga 2020. Pada tahun 2019, dia juga mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat dapil Jawa Barat V (Kab. Bogor).
1. Pernah dihujat netizen gara-gara menulis cuita ‘Allahmu Lemah’
Terkenal selalu vokal di media sosial. Tak jarang cuitannya memancing emosi dan kontroversi di kalangan lawan politiknya. Namun, meski sering membuat cuitan yang memicu perdebatan, ia mengaku selalu mempertahankan privasi keluarganya. Mantan politikus ini memang dikenal aktif dan berani berkomentar mengenai isu-isu terkini, terutama yang berkaitan dengan politik. Terakhir, Ferdinand sempat tersadung kasus penistaan akibat membuat cuitan ‘Allahmu Lemah’. Sontak cuiatan ini menjadi kontroversi dan membuat geram masyarakat.
2. Divonis 7 bulan penjara akibat cuitannya sendiri.
Ferdinand terkena vonis penjara akibat cuitan kontroversialnya, yaitu menyebut ‘allahmu lemah’. Jaksa menilai Ferdinand terbukti secara sah dan meyakinkan telah menyebarkan berita bohong menimbulkan keonaran
3. Selalu lantang dan berani ketika berdebat dengan lawan politiknya
Kemampuan berdebatnya yang lantang dan suaranya yang keras membuat lawannya tak berdaya dan ciut. Ia selalu berhasil memikat perhatian penonton dan menjadi sorotan media. Debates-nya di layar kaca membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan berbicara yang baik dan memiliki pemahaman yang dalam terhadap isu-isu politik.
Meski demikian, patut diakui, Ferdinand adalah politisi pengelaman yang pemberani, tegas, dan lantang dalam menyuarakan pendapatnya. Hal tersebut adalah modal dasar yang harus dimiliki oleh seorang politisi. (*)