Jenis-jenis Sakit Kepala dan Penanganannya

Suara Cianjur | Suara.com

Senin, 27 Februari 2023 | 10:48 WIB
Jenis-jenis Sakit Kepala dan Penanganannya
Ilustrasi sakit kepala (Suara Sumedang)

SuaraCianjur.Id- Sakit kepala umum terjadi dan memiliki berbagai penyebab, termasuk dehidrasi, otot yang tegang, dan penyakit kronis yang berbahaya.

Meskipun umum, sakit kepala bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penting untuk mengetahui jenis sakit kepala dan penanganan pertama untuk menghilangkan nyeri dan melanjutkan aktivitas.

Dilansir dari Saridon, sakit kepala umumnya terjadi akibat tekanan pada saraf di kepala, leher, dan pundak yang merangsang sistem saraf pusat untuk mengeluarkan rasa nyeri sebagai tanda ada masalah pada tubuh.

Masalah psikis seperti stres dan depresi juga bisa memicu sakit kepala karena perubahan hormon kortisol dan menurunnya daya tahan tubuh.

Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)

Sakit kepala tegang disebabkan oleh kekakuan otot di daerah kepala, leher, dan pundak akibat berbagai faktor seperti postur tubuh yang salah, posisi yang tidak berubah dalam waktu lama, membawa beban berat, serta stres yang memperparah kondisi tersebut.

Sakit Kepala Sebelah (Migrain)

Sakit kepala sebelah atau migrain sering disebabkan oleh kesalahan atau gangguan pada sistem saraf, kurang tidur, dehidrasi, faktor keturunan, dan lebih sering dialami oleh wanita. Gejalanya lebih parah daripada sakit kepala tegang karena dapat menyebabkan penglihatan kabur, kehilangan tenaga, pingsan, dan membatasi aktivitas sehari-hari.

Sakit Kepala Cluster (Cluster Headache)

Sakit kepala cluster (cluster headache) ditandai dengan rasa sakit yang hebat di kepala dan belakang mata, namun penyebabnya belum diketahui dengan pasti. Penanganan termasuk terapi oksigen dan anestesi lokal. Tidak semua orang dengan sakit kepala cluster menunjukkan gejala.

Sakit kepala sinus

Sakit kepala sinus disebabkan oleh reaksi alergi atau infeksi sinus dan biasanya terasa di sekitar sinus dan muka. Orang dengan sinusitis atau alergi musiman lebih rentan terkena sakit kepala ini, dan dokter biasanya meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi dan mengurangi tekanan sinus.

Jika sakit kepala berlangsung lebih dari 2 hari dengan intensitas yang meningkat, sakit tidak mereda dengan obat pereda nyeri, atau mengalami sakit kepala lebih dari 15 hari dalam sebulan, periksa ke dokter untuk mencari tahu kemungkinan medis lain.

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenali Ciri-Ciri Darah Rendah, Simak Penjelasannya di Sini!

Mengenali Ciri-Ciri Darah Rendah, Simak Penjelasannya di Sini!

Health | Kamis, 21 April 2022 | 13:59 WIB

Sakit Kepala Karena Stres, Gunakan 5 Tips Keren Berikut Ini!

Sakit Kepala Karena Stres, Gunakan 5 Tips Keren Berikut Ini!

Your Say | Selasa, 07 September 2021 | 19:52 WIB

Pikiran sedang Mumet? Usir Stres dan Raih Tenang dengan 5 Tips Ini

Pikiran sedang Mumet? Usir Stres dan Raih Tenang dengan 5 Tips Ini

Your Say | Kamis, 12 Agustus 2021 | 17:54 WIB

Terkini

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:53 WIB

Hasil Liga Champions: Drama 7 Gol, Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid dan Lolos ke Semifinal

Hasil Liga Champions: Drama 7 Gol, Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid dan Lolos ke Semifinal

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:50 WIB

Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bungkam Real Madrid, Bayern Munich Lolos ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:50 WIB

Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Arsenal Berhasil Melaju ke Semifinal Liga Champions 2025/2026

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:44 WIB

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 23:30 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:51 WIB

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:50 WIB

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:34 WIB