Pembakaran Pesawat di Papua Hentikan 70% Operasional Susi Air

Suara Cianjur

Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:15 WIB
Pembakaran Pesawat di Papua Hentikan 70% Operasional Susi Air
Susi Pudjiastuti pemilik Susi Air berharap ada keajaiban terhadap pilot dan para penumpang atas insiden pesawat yang dibakar oleh kelompok bersenjata. (Foto: suara.com / ANTARA FOTO - Reno Esnir)

SuaraCianjur.Id- Susi Pudjiastuti, pendiri Susi Air, telah meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Papua karena insiden pembakaran pesawat dan penyanderaan Pilot Captain Philip Mark Mehrtens oleh kelompok yang mengklaim sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah berdampak pada operasional Susi Air di daerah tersebut.

Menurut Susi, hampir 70% operasional penerbangan di Papua terhenti akibat insiden tersebut.

"Jadi kami mohon maaf, saya sebagai founder Susi Air ingin meminta maaf kepada masyarakat Papua, Pemerintah Daerah, dan seluruh pengguna penerbangan Susi Air di Papua menjadi terganggu, karena 70% dari penerbangan Porter kita akhirnya jadi terhenti sekarang," kata Susi.

70% operasional penerbangan jenis Porter yang dihentikan telah berdampak pada beberapa daerah yang terlayani oleh penerbangan perintis dan mengakibatkan terputusnya akses, termasuk di Papua.

Menurut Susi, insiden ini juga berdampak pada masyarakat Papua yang terhambat dalam segala urusannya, mulai dari distribusi kebutuhan pokok seperti makanan dan minuman, hingga kesulitan dalam melakukan perjalanan yang hanya dapat dilalui dengan pesawat jenis Porter dan berjalan kaki.

"Kalau pesawat Porter terbang satu hari 30-40 flight, berarti sudah lebih dari 20-25 flight terhenti, dan tentu itu mengganggu kegiatan dan supply logistik dari pada masyarakat yang hidup di pegunungan," ucapnya.

Pesawat jenis Porter memiliki kemampuan untuk mendarat dan lepas landas di bandara-bandara kecil dengan luas rata-rata hanya 200-300 meter.

Pesawat ini berfungsi untuk melayani rute-rute yang tidak dapat dilayani oleh pesawat jenis Caravan.

"Tempat yang tidak mungkin terjangkau dengan yang lain, kecuali dengan helikopter atau jalan kaki. Karena jalan di papua juga belum banyak," imbuhnya.

baca juga

"Pasti berdampak, kalau ada yang sakit jadi tidak bisa berobat, makanan juga semakin berkurang. Sebanyak 70% dari penerbangan flight kurang lebih 20-25 flight. (Biasanya) pesawat Porter bisa mengangkut 7 orang, barang 900 kg, itu hitungan real-nya," jelasnya.

Susi menyatakan bahwa meskipun Susi Air saat ini mengalami kerugian secara finansial, yang lebih besar lagi adalah kerugian yang dialami masyarakat Papua karena mereka tidak dapat mengakses tempat lain.

Susi juga menegaskan bahwa insiden tersebut akan membuat penerbangan Susi Air menjadi lebih baik di masa depan dan keamanan akan lebih dijaga ketat.

Namun, beberapa penerbangan sementara waktu terhenti karena beberapa pilot merasa trauma akibat insiden tersebut. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Twitter Heraloebss

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisi I DPR RI Larang Pilot Susi Air Dibarter dengan Senjata: Operasi Penyelamatan Jadi Upaya Selanjutnya

Komisi I DPR RI Larang Pilot Susi Air Dibarter dengan Senjata: Operasi Penyelamatan Jadi Upaya Selanjutnya

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 13:51 WIB

Dekat dengan Kapten Philip, Susi: Istrinya Orang Pangandaran, Dulu Kerja di Perusahaan Perikanan Saya

Dekat dengan Kapten Philip, Susi: Istrinya Orang Pangandaran, Dulu Kerja di Perusahaan Perikanan Saya

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 15:09 WIB

TPNPB-OPM Minta Kapten Philips Dibarter Senjata, Pengacara Susi Air: Paling Kita Punya Pistol Air

TPNPB-OPM Minta Kapten Philips Dibarter Senjata, Pengacara Susi Air: Paling Kita Punya Pistol Air

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 15:04 WIB

Terkini

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 12:32 WIB

Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen

Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 12:30 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:22 WIB

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!

Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 12:15 WIB

Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting

Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting

Sulsel | Senin, 22 Juni 2026 | 12:14 WIB

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors

Jakarta | Senin, 22 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour

Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 12:08 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:07 WIB