Elon Musk Menyesali Tindakan Merendahkan Karyawan Difabel di Twitter

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 09 Maret 2023 | 14:24 WIB
Elon Musk Menyesali Tindakan Merendahkan Karyawan Difabel di Twitter
Elon Musk ((twitter/@elonmusk))

SuaraCianjur.Id- Elon Musk meminta maaf melalui cuitan setelah mengejek karyawan difabel yang baru saja di-PHK melalui Twitter

Dia secara terang-terangan merendahkan karyawannya di akun pribadinya dan mengatakan bahwa karyawan tersebut layak dipecat karena "tidak becus bekerja".

Suatu ketika, direktur senior Twitter berbasis di Islandia, Haraldur "Halli" Thorleifsson, meminta kejelasan mengenai status kepegawaianya kepada Elon Musk di Twitter. 

Thorleifsson mengeluh bahwa sudah sembilan hari dia tidak bisa mengakses komputernya di tempat kerja. 

Keluhan tersebut muncul pada saat terjadi gelombang PHK di Twitter setelah Elon Musk menjadi bos baru.

Halli telah mencoba menghubungi HRD, tetapi mereka juga tidak bisa memberikan kepastian mengenai statusnya. 

Elon pun tidak membalas email yang dikirimkan oleh Halli. Maka dari itu, Halli memutuskan untuk menanyakan statusnya secara langsung melalui Twitter. 

Cuitannya menjadi viral dan di-retweet puluhan ribu kali. Setelah melihat balasan Elon, Halli merasa tidak nyaman dengan komentar tersebut dan meminta maaf jika cuitannya mengganggu Elon. 

Namun, Halli juga menegaskan bahwa ia hanya mencari kejelasan mengenai statusnya di perusahaan dan memohon agar Elon memberikan jawaban yang jelas. 

Sebaliknya, Elon mengunggah permintaan maaf terkait cuitannya yang merendahkan karyawan difabel dan menyebut bahwa ia perlu belajar untuk lebih sensitif terhadap masalah ini.

Pernyataan Elon menuai kritik dari banyak pihak, termasuk dari mereka yang menganggap tindakannya tidak etis dan tidak menghormati hak asasi manusia. 

Banyak yang menilai bahwa Elon telah merendahkan orang yang memiliki kecacatan dan juga membuat pelecehan secara terbuka terhadap salah satu karyawan perusahaannya. 

Beberapa pengguna Twitter juga menyerukan agar Elon meminta maaf atas tindakannya tersebut. Setelah utas Halli tentang kondisi kesehatannya menjadi viral, Elon berubah pikiran sehari kemudian. 

Dalam beberapa twit, Halli menegaskan betapa besar pengaruhnya di perusahaan, dan hal tersebut mungkin menjadi alasan mengapa Elon memutuskan untuk meminta maaf atas tindakannya sebelumnya. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heroik! Tiga WNI Disorot Media Asing Usai Selamatkan Anak di Jepang Yang Tenggelam

Heroik! Tiga WNI Disorot Media Asing Usai Selamatkan Anak di Jepang Yang Tenggelam

| Kamis, 09 Maret 2023 | 11:36 WIB

Sutradara Joko Anwar Kritik RAT, Tanya Netizen Judul yang Cocok kalau Dijadikan Film

Sutradara Joko Anwar Kritik RAT, Tanya Netizen Judul yang Cocok kalau Dijadikan Film

| Kamis, 09 Maret 2023 | 10:39 WIB

Tagar Instagram Down Trending, Publik Ramai-ramai 'Hijrah' ke Twitter

Tagar Instagram Down Trending, Publik Ramai-ramai 'Hijrah' ke Twitter

Bekaci | Kamis, 09 Maret 2023 | 10:13 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB