SuaraCianjur.Id- Cokelat dengan kandungan kakao yang tinggi memang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti meningkatkan produksi hormon serotonin atau "hormon bahagia" yang dapat mengurangi stres, serta membantu mengurangi risiko serangan jantung.
Mengonsumsi satu batang cokelat ukuran standar setiap minggu dapat mengurangi risiko stroke di kemudian hari sebesar 17 persen.
Namun, penelitian hanya dilakukan pada orang yang secara umum sehat dan masih ada kemungkinan bahwa hasil tersebut bersifat kebetulan.
Selain itu, konsumsi cokelat yang lebih tinggi juga dapat dikaitkan dengan kualitas dan perilaku sehat seperti lebih aktif secara fisik, sehingga mungkin akan berbeda pada individu dengan kondisi medis yang mendasar.
Namun, cokelat dengan kadar kakao yang tinggi memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan produksi hormon bahagia dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Walau cokelat dapat membantu menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung, perlu diingat bahwa mengonsumsi cokelat juga berarti memperoleh lemak dan gula yang dapat meningkatkan berat badan.
Bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, mengonsumsi cokelat bisa memperburuk kesehatan.
Namun, bagi mereka yang memiliki berat badan yang sehat, konsumsi cokelat dalam jumlah sedang tidak akan meningkatkan risiko penyakit jantung atau stroke.
Ini karena cokelat mengandung flavonoid yang dapat memberikan manfaat kesehatan seperti melindungi jantung dan meningkatkan daya ingat.
Baca Juga: Nekat! Remaja Perempuan asal Filipina Curi Uang Orang Tua demi Merchandise K-Pop
Namun, pastikan untuk memilih jenis cokelat yang tepat, seperti cokelat hitam yang kandungan flavonoidnya lebih tinggi, dan jangan berlebihan dalam mengonsumsinya.
Flavonoid yang terdapat pada cokelat merupakan senyawa antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Flavonoid ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Flavonoid yang terkandung dalam cokelat dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah dan meningkatkan elastisitas arteri untuk mengatur perubahan tekanan darah.
Selain itu, flavonoid juga dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan menurunkan tekanan darah. Namun, tidak hanya jenis cokelat yang harus diperhatikan.
Untuk mengurangi risiko stroke, perlu juga dilakukan pola makan sehat dan seimbang. Meskipun makan cokelat hitam dapat membantu mengurangi risiko stroke, tetap saja olahraga yang teratur tetap menjadi hal yang penting untuk dilakukan. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Neurofit Clinic