SuaraCianjur.id - Secara mengejutkan, sutradara drama Korea Selatan 'The Glory', Ahn Gil Ho mengakui tuduhan dirinya merupakan pelaku bullying semasa sekolah adalah benar adanya.
Setelah ‘The Glory’ nya sukses, beredar kabar bahwa sutradara drama tersebut telah melakukan bullying semasa sekolah. Secara mengejutkan Ahn Gil Ho, mengakui tuduhan sebagai pelaku perundungan semasa sekolah.
Pada Minggu (12/3/2023), melalui kuasa hukumnya Ahn Gil Ho membenarkan tuduhan tersebut. Sebelumnya, Studio Dragon memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.
"Ini Kim Mun Hui pada firma hukum Jipyong mewakili sutradara Ahn Gil Ho, kami ingin meminta pengertian anda terkait adanya penundaan antara laporan awal dan kami mengumumkan posisi kami,” ujar kuasa hukum Ahn Gil Ho, dikutip Senin (13/3/2023).
Kuasa hukum memberikan penjelas awal dengan kisah Ahn Gil Ho yang membela sang pacar yang kala itu belajar di luar negri. Itu sebab Ahn Gil Ho melukai siswa lain.
"Ahn Gil Ho punya pacar yang mulai dia kencani saat belajar di luar negri di Filipina pada tahun 1996. Ketika mendengar pacarnya menjadi sasaran ejekan di sekolah karena dia, Ahn Gil Ho terbawa suasana dan menjadi emosional hingga menyebabkan tak terlupakan pada orang lain," jelas sang kuasa hukum.
Oleh karena itu, Ahn Gil Ho memohon maaf kepada siapapun yang telah dilukainya. Dia pun menawarkan untuk bertemu langsung untuk menebus kesalahannya.
Dilansir dari salah satu media Korea Selatan Yonhap News, kuasa hukum Ahn Gil Ho mengatakan kliennya ingin bertemu langsung dengan korban perundungan yang dilakukannya.
"Dia memohon pengampunan dari mereka yang disakiti olehnya. Jika diberi kesempatan, dia ingin bertemu langsung dengan korban atau paling tidak menghubungi korban melalui telepon, untuk menyampaikan permintaan maafnya,” terangnya.
Baca Juga: Viral Dokumenter Aliran Sesat, Sutradara In the Name of God: A Holy Betrayal Dijaga Ketat
Ahn Gil Ho juga meminta maaf atas masalah yang ditimbulkan di masa lalu membuat publik resah.
"Dia juga meminta maaf karena menimbulkan kontroversi atas insiden malangnya," tutup Kuasa hukumnya.
Tuduhan terhadap Ahn Gil Ho lantas menjadi sorotan publik, karena sutradara tersebut membahas tentang balas dendam korban bullying dalam drama 'The Glory' dan drama tersebut sangat disukai penonton global. (*/thoriq)
Sumber: Yonhap News