Lingkungan Kerja yang Buruk dan Dampaknya pada Kesehatan Mental Pekerja

Suara Cianjur

Kamis, 16 Maret 2023 | 17:17 WIB
Lingkungan Kerja yang Buruk dan Dampaknya pada Kesehatan Mental Pekerja
Ilustrasi lingkungan pekerjaan yang kondusif (Tangkapan Layar Freepik)

SuaraCianjur.Id- Kesehatan mental adalah salah satu aspek yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. 

Kesehatan mental yang baik akan membantu seseorang untuk merasa bahagia, produktif, dan mampu berkontribusi secara positif pada lingkungan sekitarnya. 

Namun, lingkungan kerja yang buruk dapat memberikan dampak yang signifikan pada kesehatan mental seseorang.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA), sebanyak 60% pekerja di Amerika Serikat mengalami stres akibat lingkungan kerja yang buruk.

Hal ini dapat memicu terjadinya masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, insomnia, dan bahkan bunuh diri.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Michael Marmot dalam bukunya "The Status Syndrome: How Social Standing Affects Our Health and Longevity" juga menemukan bahwa lingkungan kerja yang rendah dalam hal status sosial dan ekonomi dapat memberikan dampak yang buruk pada kesehatan mental seseorang.

Ia menemukan bahwa pekerja dengan posisi rendah cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih buruk dibandingkan dengan pekerja dengan posisi yang lebih tinggi.

Dalam jurnal yang diterbitkan oleh International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health, para peneliti menemukan bahwa stres akibat lingkungan kerja yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan tidur.

Selain itu, lingkungan kerja yang buruk juga dapat memicu terjadinya perilaku merusak diri seperti penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan.

baca juga

Secara keseluruhan, dampak lingkungan kerja terhadap kesehatan mental dapat sangat signifikan.

Lingkungan kerja yang buruk dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan bahkan bunuh diri.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi kesehatan mental para pekerja. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Beberapa Jurnal

American Psychological Association. (2017). Work and well-being survey.

Marmot, M. (2004). The status syndrome: How social standing affects our health and longevity. Owl Books

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Altschmerz, Perasaan Lelah yang Berdampak pada Kesehatan Mental

Mengenal Altschmerz, Perasaan Lelah yang Berdampak pada Kesehatan Mental

Cianjur | Kamis, 16 Maret 2023 | 11:40 WIB

Fakta Unik Tentang Kelebihan dari Seorang Introvert

Fakta Unik Tentang Kelebihan dari Seorang Introvert

Cianjur | Kamis, 16 Maret 2023 | 13:44 WIB

Tidak Hanya Cantik, 4 Jenis Tanaman Hias Ini Baik untuk Kesehatan Mental

Tidak Hanya Cantik, 4 Jenis Tanaman Hias Ini Baik untuk Kesehatan Mental

Your Say | Kamis, 16 Maret 2023 | 11:40 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×