Terstruktur! Mantan ISIS ini Ungkap Bagaimana Doktrin Terorisme Bekerja di Indonesia

Suara Cianjur

Jum'at, 17 Maret 2023 | 16:25 WIB
Terstruktur! Mantan ISIS ini Ungkap Bagaimana Doktrin Terorisme Bekerja di Indonesia
Mantan simpatisan ISIS, Hendro Fernando membeberkan bagaimana sistem jaringan terorisme di Indonesia bekerja hingga bisa menjaring ratusan orang, Jumat (17/3/2023). (Foto: YouTube - Close the Door.)

SuaraCianjur.id – Islamic State of Iraq and Suriah atau yang disingkat sebagai ISIS merupakan gerakan politik radikal asal timur tengah yang menginginkan sebuah negara Islam tercipta.

Namun, banyak paham dan doktrin ISIS yang berbahaya, salah satunya adalah berjihad menggunakan kekerasan seperti aksi terror pemboman dan lain-lain, dengan kata lain memaksakan sesuatu kehendak kepada orang lain.

Simpatisan ISIS juga terafiliasi ke penjuru negara, salah satunya di Indonesia, Hendro Fernando salah satunya. Ia merupakan mantan simpatisan ISIS bagian pendanaan. Lalu ia menceritakan bagaimana dirinya bisa terikat paham teroris tersebut.

“Jadi saya bagian pendanaan ISIS, tugas saya adalah menunggu kiriman uang dari Suriah, kemudian, saya kirimkan lagi ke MIT (Mujahidin Indonesia Timur) di Poso, lantas mereka mengirim lagi ke Filipina untuk pembelian senjata,” ungkap Hendro mengutip Youtube Deddy Corbuzier, (17/3/2023).

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan, bahwa dirinya pernah terlibat dalam pembobolan gudang senjata di Lapas Tangerang.

“Jadi pada saat itu, saya mendoktrin ISIS salah satu napi binaan, dan dia tergiur, kemudian membantu saya untuk membobol gudang senjata di Lapas Tangerang, total ada belasan pucuk senjata dan peluru yang berhasi diambil,” ucap Hendro.

Hendro juga mengungkapan ada tahapan ketika seseorang menjadi teroris, karena menurutnya tidak ada yang terlahir untuk menjadi seorang yang jahat.

“Jadi untuk seseorang menjadi teroris itu ada prosesnya. Kalau saya pertama, terpapar oleh kajian - kajian intoleran, kemudian saya berkembang menjadi radikalis, lantas mengajak orang-orang untuk mengikuti kajian intoleran. Di tahap terakhir, puncaknya adalah aksi terorisme itu sendiri,” Ucap Hendro.

Menurutnya, orang-orang sangat mudah tergiur untuk mengikuti jaringan terorisme ini, lantaran karena anggota organisasi tersebut akan ditanggung biaya hidupnya serta keluarganya.

baca juga

“Jadi sistemnya open donasi, sangat mudah sekali untuk mendapatkan uang, banyak simpatisan-simpatisan dermawan di media social. Oleh karena itu anggota organisasi pasti dihandle biaya hidupnya beserta keluarga,” Ucap Hendro.

Lantas Hendro pun kini bertaubat dan mengaku bersalah, ia ditangkap pada 2016 dan kini telah bebas bersyarat. Kesibukkan Hendro saat ini adalah menjalani usaha rumah potong ayam Bersama 17 eks napiter yang lain. (*)

Sumber: YouTube Deddy Corbuzier.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Napi Teroris Sempat Targetkan Bom Buku 2011 pada 4 Target, Salah Satunya Ahmad Dhani

Mantan Napi Teroris Sempat Targetkan Bom Buku 2011 pada 4 Target, Salah Satunya Ahmad Dhani

Cianjur | Jum'at, 17 Maret 2023 | 15:16 WIB

Sambangi Podcast Deddy Corbuzier, Napi Teroris Gereja Serpong ini Minta Maaf

Sambangi Podcast Deddy Corbuzier, Napi Teroris Gereja Serpong ini Minta Maaf

Cianjur | Jum'at, 17 Maret 2023 | 14:55 WIB

Sedang Dibuat Bingung, Pilih Persib Bandung atau Timnas Filipina, Berikut Profil dan Perjalanan Karir dari Daisuke Sato

Sedang Dibuat Bingung, Pilih Persib Bandung atau Timnas Filipina, Berikut Profil dan Perjalanan Karir dari Daisuke Sato

Cianjur | Jum'at, 17 Maret 2023 | 10:29 WIB

Dipanggil Timnas Filipina, Daisuke Sato Diuji Janjinya kepada Persib Bandung, Pilih Mana?

Dipanggil Timnas Filipina, Daisuke Sato Diuji Janjinya kepada Persib Bandung, Pilih Mana?

Cianjur | Jum'at, 17 Maret 2023 | 08:17 WIB

Terkini

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

×