Kendaraan Listrik, Benar Ramah Lingkungan atau Ada Dampak Buruk?

Suara Cianjur

Rabu, 22 Maret 2023 | 09:37 WIB
Kendaraan Listrik, Benar Ramah Lingkungan atau Ada Dampak Buruk?
Mobil listrik dianggap kendaraan ramah lingkungan, apakah benar? apakah ada dampak buruk? Temukan jawabannya disini (Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan)

SuaraCianjur.Id- Kendaraan listrik telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap sebagai alternatif yang ramah lingkungan untuk kendaraan bertenaga bahan bakar fosil. 

Namun, meskipun kendaraan listrik memiliki beberapa keuntungan, ada juga dampak buruk yang dihasilkan oleh teknologi ini.

Menurut buku "The Electric Vehicle: Technology and Society" yang ditulis oleh Kevin Burke dan Matthew B. Carl, kendaraan listrik dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan. Salah satu dampaknya adalah penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam pembuatan baterai kendaraan listrik, seperti nikel, kobalt, dan lithium

Para ahli juga telah mengungkapkan keprihatinan mereka tentang dampak kendaraan listrik terhadap kesehatan manusia. 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal "Environmental Research Letters" pada tahun 2016 menemukan bahwa kendaraan listrik dapat menyebabkan polusi udara lebih banyak daripada kendaraan bertenaga bahan bakar fosil di beberapa negara, terutama di negara-negara di mana sebagian besar listrik berasal dari pembangkit listrik tenaga batubara.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga dapat memiliki dampak negatif pada infrastruktur jalan dan jembatan. 

Dalam mengatasi dampak buruk yang dihasilkan oleh kendaraan listrik, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam pembuatan baterai kendaraan listrik, serta memperluas sumber energi terbarukan untuk meminimalkan penggunaan energi dari pembangkit listrik tenaga batubara. 

Selain itu, juga perlu ditingkatkan pengembangan teknologi baterai yang lebih ramah lingkungan dan pengembangan jalan dan jembatan yang lebih tahan terhadap kendaraan yang lebih berat.

Secara keseluruhan, meskipun kendaraan listrik memiliki keuntungan lingkungan yang besar, ada juga dampak buruk yang perlu diperhatikan. 

baca juga

Upaya yang tepat perlu dilakukan untuk meminimalkan dampak buruk ini agar kendaraan listrik benar-benar dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di masa depan. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Gelontorkan Rp7 Triliun Demi Beri Subsidi Motor Listrik, Siapa Untung?

Pemerintah Gelontorkan Rp7 Triliun Demi Beri Subsidi Motor Listrik, Siapa Untung?

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2023 | 07:09 WIB

Subsidi Mobil Listrik 2023: Besaran, Jadwal Pemberian dan Syarat Penerima

Subsidi Mobil Listrik 2023: Besaran, Jadwal Pemberian dan Syarat Penerima

Otomotif | Kamis, 16 Maret 2023 | 08:56 WIB

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Casion Hadirkan Charging Station di Lokasi Ciputra Group

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik, Casion Hadirkan Charging Station di Lokasi Ciputra Group

Press Release | Rabu, 15 Maret 2023 | 20:27 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan

UMKM Jadi Fondasi Ekonomi, Ahmad Luthfi Tekankan Penguatan Pembiayaan

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:41 WIB

5 Krim Cysteamine Rekomendasi Ahli Kecantikan untuk Atasi Flek Hitam di Wajah

5 Krim Cysteamine Rekomendasi Ahli Kecantikan untuk Atasi Flek Hitam di Wajah

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:39 WIB

Adu Skutik 125cc: Kawasaki Brusky Jual Desain 'Vario Old', Yamaha FreeGo Pamer Bagasi Setara NMAX

Adu Skutik 125cc: Kawasaki Brusky Jual Desain 'Vario Old', Yamaha FreeGo Pamer Bagasi Setara NMAX

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:38 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

5 Kebiasaan Buruk Pakai Handbrake Ini Sering Terjadi, Bikin Rem Blong Hingga Mobil Melorot

5 Kebiasaan Buruk Pakai Handbrake Ini Sering Terjadi, Bikin Rem Blong Hingga Mobil Melorot

Otomotif | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:28 WIB

Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan

Hong Myung-bo Minta Korea Selatan Lupakan Kekalahan dari Meksiko, Fokus ke Laga Penentuan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:27 WIB

SpesifikasiDell XPS 13 Terbaru, Laptop Ringan dengan Snapdragon X Elite dan Fitur Copilot+

SpesifikasiDell XPS 13 Terbaru, Laptop Ringan dengan Snapdragon X Elite dan Fitur Copilot+

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Alami Gegar Otak Ringan, Quinten Timber Absen Bela Belanda Lawan Swedia

Alami Gegar Otak Ringan, Quinten Timber Absen Bela Belanda Lawan Swedia

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:20 WIB