Menghadapi Kekakuan pada Bibir Setelah Stroke: Tips dan Solusinya

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 27 Maret 2023 | 11:08 WIB
Menghadapi Kekakuan pada Bibir Setelah Stroke: Tips dan Solusinya
Ilustrasi pasien stroke yang sedang diperiksa oleh dokter. Salah satu efek dari stroke adalah bibir menjadi kaku atau kekakuan bibir. Namun kekakuan tersebut jangan disepelekan ((Freepik/freepik))

SuaraCianjur.Id- Stroke adalah kondisi yang dapat mengganggu sistem saraf pusat dan menyebabkan gangguan fungsi tubuh tertentu. 

Salah satu efek yang umum terjadi pada pengidap stroke adalah bibir kaku atau sulit digerakkan. 

Kondisi ini dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berbicara dan menelan, serta dapat memengaruhi kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Ahli saraf dari Universitas Maryland, Dr. Brahma V. Kumar, mengungkapkan dalam bukunya "Stroke Recovery: Essentials for Stroke Survivors and Caregivers" bahwa bibir kaku pada pengidap stroke dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kerusakan pada saraf yang mengendalikan gerakan bibir, kelemahan otot wajah, dan gangguan fungsi saraf pada area otak yang mengendalikan gerakan bibir.

Menurut penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal "Journal of Stroke and Cerebrovascular Diseases", rehabilitasi fisik dan terapi wicara dapat membantu mengurangi kekakuan pada bibir dan meningkatkan kemampuan berbicara dan menelan pada pengidap stroke.

Penelitian ini menyarankan bahwa "Pemberian terapi fisik dan terapi wicara secara teratur dapat membantu memperbaiki gerakan bibir dan meningkatkan kemampuan berbicara dan menelan pada pengidap stroke."

Dalam buku "Stroke: Pathophysiology, Diagnosis, and Management", para ahli saraf mengungkapkan bahwa penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat membantu mengurangi kekakuan pada bibir pada pengidap stroke.

Mereka mengemukakan bahwa "Pemberian obat seperti botulinum toxin dapat membantu mengurangi kekakuan pada bibir dan meningkatkan kemampuan berbicara dan menelan pada pengidap stroke."

Secara keseluruhan, bibir kaku pada pengidap stroke disebabkan oleh kerusakan pada area otak yang mengendalikan gerakan bibir dan wajah. 

Baca Juga: Duar!!! Rumah di Magelang Meledak Diduga Akibat Bubuk Mercon, Satu Orang Tewas

Terapi fisik dan terapi wicara dapat membantu mengurangi kekakuan pada bibir dan meningkatkan kemampuan berbicara dan menelan pada pengidap stroke. 

Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat membantu mengurangi kekakuan pada bibir pada pengidap stroke. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI