SuaraCianjur.id - Perhelatan turnamen PMSL Southeast Asia 2023 cukup menjadi sorotan pecinta Esport, sebabnya banyak yang menantikan Week kedua dari turnamen ini?
Pasalnya bukan hanya persaingan sengit antara para perwakilan negara tetapi, juga karena pernyataan pernyataan para pemain yang saling provokasi.
Maka ada beberapa pertanyaan dari para penikmat baru yang terpancing untuk ikut menikmati persaingan dalam turnamen tersebut.
Berikut penjelasan sistem PMSL siapa saja yang bermain dan siapa saja yang tidak bermain khususnya perwakilan Indonesia.
Para tim dari perwakilan akan dibagi menjadi beberapa grup, grup tersebut akan terdiri dari beberapa perwakilan negara.
Dan pembagian menyesuaikan posisi tim ketika Week pertama, maka tak aneh bila terdapat lebih dari satu perwakilan Indonesia dalam satu grup.
Hal tersebut bertujuan agar terciptanya pertandingan yang adil dan fair bagi para tim, Nah grup tersebut terbagi menjadi 5 grup,
Yang masing masing grup terdapat 4 tim, dengan grup yang dibagi dengan nama nama alphabet yaitu Grup A-E.
Diantara 5 grup tersebut hanya grup C yang tidak memiliki tim perwakilan Indonesia, sedangkan tim Indonesia berada di Grup A terdapat 1 tim, B 3 tim,D 1 tim, E 1 tim.
Baca Juga: Tetap Tolak Israel Main di Piala Dunia U-20, Sekjen PDIP Doakan Ada Solusi Terbaik
Dalam satu Week tersebut terdapat 5 hari dengan 5 pertandingan, maka setiap tim akan tidak bermain satu kali tiap Weeknya.
(*/Tigor Hutabarat)
Sumber: Berbagai Sumber