PPP Belum Memutuskan Calon Presiden untuk Bergabung dalam Koalisi Besar

Suara Cianjur | Suara.com

Senin, 17 April 2023 | 12:32 WIB
PPP Belum Memutuskan Calon Presiden untuk Bergabung dalam Koalisi Besar
Juru Bicara DPP PPP, Usman M Tokan ungkap bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih menunggu keputusan terkait calon presiden untuk bergabung dalam koalisi besar yang sedang dibicarakan. (Suara.com/Bagaskara)

SUARA CIANJUR - PPP belum mempertimbangkan calon presiden untuk bergabung dalam koalisi besar yang sedang diperbincangkan. 

Hal ini dikarenakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang telah dibentuk dengan Golkar dan PAN, masih belum memutuskan calon presiden yang akan diusung.

"Sehingga di kemudian hari soal KIB, jangankan kita bicara koalisi besar wong di dalam KIB saja belum firm soal calonnya kan," ujar Juru Bicara PPP Usman Tokan.

Usman memastikan bahwa PPP saat ini belum memiliki keputusan pasti terkait calon presiden untuk koalisi besar yang kemungkinan akan dibentuk. PPP memilih untuk menunggu dan memperhatikan figur-figur yang tepat dan layak untuk diusung ke depan.

"Jadi PPP hari ini pada posisi seperti pernyataan bahwa kami masih melihat waktu kita masing panjang, masih melihat figur-figur yang muncul ke permukaan itu," jelas Usman.

Usman menganggap bahwa kemungkinan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan bubar di masa depan tidaklah mustahil. 

Menurutnya, hal ini bisa disebabkan oleh pola kerja dan komunikasi internal yang terkesan tidak berjalan dengan baik dan cenderung memainkan kepentingan sendiri. 

Dia menyatakan bahwa PPP akan mengamati perkembangan yang terjadi dan menyesuaikan strategi politiknya sesuai dengan keadaan yang ada.

Usman mengamati bahwa dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), beberapa pertemuan partai tidak dilakukan secara bersama-sama dengan mengatasnamakan KIB. 

Sebaliknya, setiap partai mengadakan pertemuan terpisah dengan partai lain. Misalnya, Golkar bertemu dengan Perindo dan PSI, PAN bertemu dengan PBB, dan begitu pula dengan PPP dan partai lainnya. 

Menurut Usman, tindakan semacam itu menunjukkan adanya cara kerja dan pola komunikasi di internal KIB yang terkesan mandiri dan tidak solid, sehingga memicu kemungkinan pembubaran KIB di masa depan.

"Jadi ada analisa pihak tertentu bahwa KIB ini akan tidak solid atau pecah misalnya atau bubar. Bisa saja terjadi seperti itu kalau misalkan pola komunikasi politiknya kayak gini gitu ya," sebut Usman.

Menurut Usman, tiga partai dalam KIB seharusnya bisa bekerja sama secara kompak, bukan bertindak sendiri-sendiri, terutama dalam menerima kunjungan dari partai lain. 

Oleh karena itu, baik Golkar, PAN, dan PPP harus menerima kunjungan tersebut secara bersama-sama dan mengatasnamakan KIB, bukan mewakili partai secara terpisah.

"Kan kalau misalnya oke kalau kita mau menerima dari Gerindra, kalau kita mau nerima apa namanya ini PKB, kita mau nerima PSI, kita mau nerima dari PBB, kalau misalkan kita mau bilang kita koalisi KIB mau sudah bilang firm kan harusnya menerima mereka bareng dong. Kan begitu ya," papar Usman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Lempar Sinyal Kuat Berkoalisi di 2024, Bakal Gabung Koalisi Besar?

PDIP Lempar Sinyal Kuat Berkoalisi di 2024, Bakal Gabung Koalisi Besar?

Kotak Suara | Senin, 17 April 2023 | 12:11 WIB

Kang Ace Bilang Pasukan Cadangan Buat Pemilu 2024 Penting

Kang Ace Bilang Pasukan Cadangan Buat Pemilu 2024 Penting

| Minggu, 16 April 2023 | 23:45 WIB

Putri Politisi Akbar Tanjung Resmi Pimpin DPD II Partai Golkar Kota Solo

Putri Politisi Akbar Tanjung Resmi Pimpin DPD II Partai Golkar Kota Solo

Surakarta | Minggu, 16 April 2023 | 20:28 WIB

Terkini

Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis

Selama Libur Lebaran, BRI Optimalkan 186 Kantor Cabang di Berbagai Lokasi Strategis

Jatim | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:14 WIB

BRI Sediakan Berbagai Layanan Keuangan Andal untuk Kebutuhan Nasabah Sepanjang Libur Lebaran

BRI Sediakan Berbagai Layanan Keuangan Andal untuk Kebutuhan Nasabah Sepanjang Libur Lebaran

Jogja | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Ketinggalan 1 Rakaat Salat Idulfitri? Ini yang Harus Dilakukan agar Ibadah Tetap Sah

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

Ini Rute Favorit Pemudik dari Bandara Makassar Jelang Lebaran 2026

Ini Rute Favorit Pemudik dari Bandara Makassar Jelang Lebaran 2026

Sulsel | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:06 WIB

BRI Sediakan Layanan Transaksi Keuangan Andal hingga Super App BRImo di Libur Lebaran

BRI Sediakan Layanan Transaksi Keuangan Andal hingga Super App BRImo di Libur Lebaran

Bogor | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Libur Lebaran, BRI Andalkan 1,2 Juta BRILink Agen, 627 Ribu Jaringan E-Channel hingga Super App

Libur Lebaran, BRI Andalkan 1,2 Juta BRILink Agen, 627 Ribu Jaringan E-Channel hingga Super App

Sumut | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:00 WIB

Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar

Broken Strings Cerita Aurelie Moeremans Jadi Korban Child Grooming Diangkat ke Layar Lebar

Entertainment | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:00 WIB

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Mengaku News Junkie, Ini Cara Prabowo Pantau Isu Global hingga Dini Hari

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB