SUARA CIANJUR - Tinnitus adalah kondisi medis di mana seseorang merasakan suara atau bunyi yang terdengar di telinga tanpa ada sumber suara dari lingkungan sekitar.
Suara yang terdengar bisa berupa denging, desiran, gemerisik, atau bahkan suara benturan atau dentingan logam. Tinnitus bisa berdampak pada kualitas hidup seseorang, terutama jika kondisinya berlangsung dalam waktu yang lama.
Beberapa penyebab tinnitus antara lain gangguan sirkulasi darah, cedera di kepala atau telinga, atau paparan suara yang terlalu keras.
Banyak orang yang mengalami tinnitus merasa kesulitan untuk tidur atau berkonsentrasi karena suara yang terdengar terus-menerus.
Di media sosial, banyak pengguna yang juga mengalami tinnitus dan berbagi pengalaman mereka. Di YouTube, ada banyak video yang membahas tinnitus dan cara mengatasinya.
Salah satunya adalah video dari Dr. Cliff Olson, seorang audiologis yang aktif di platform tersebut. Ia menjelaskan bahwa penggunaan alat bantu dengar atau noise-cancelling headphone bisa membantu mengurangi gejala tinnitus.
Di TikTok, ada banyak video yang mengungkapkan pengalaman hidup dengan tinnitus. Beberapa pengguna bahkan membuat video dengan suara yang berbeda-beda untuk menggambarkan suara yang terdengar di telinga mereka.
Mereka juga membagikan tips untuk mengurangi gejala tinnitus, seperti meditasi atau olahraga. Di Twitter, banyak pengguna yang membahas tinnitus dengan menggunakan tagar (#tinnitus).
Beberapa di antaranya membagikan kisah tentang bagaimana mereka mengatasi tinnitus, sementara yang lainnya menanyakan saran atau tips untuk mengurangi gejala.
Baca Juga: 4 Cara Elegan Memperbaiki Kesalahan Pasangan, Hindari Emosi!
Dalam sebuah kutipan yang viral di media sosial, seorang pengguna membandingkan tinnitus dengan "sebuah radio yang selalu menyala di dalam kepala".
Kutipan ini mencerminkan betapa mengganggunya kondisi tinnitus bagi yang mengalami. Karena tinnitus bisa mempengaruhi kualitas hidup seseorang, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau audiologis jika mengalami gejala tinnitus yang berlangsung dalam waktu yang lama.
Ada beberapa terapi atau pengobatan yang bisa membantu mengurangi gejala tinnitus, seperti terapi suara atau obat-obatan tertentu. (*)
Sumber: Berbagai Sumber
(*/Haekal)