SUARA CIANJUR - Kebiasaan begadang atau tidur larut malam kini menjadi fenomena, terlebih anak-anak muda. Lalu, kenapa mereka lebih banyak begadang akhir-akhir ini?
Seorang psikolog, Tengku Nuranasmita melalui unggahan di Tiktoknya membagikan tentang begadang.
Dalam videonya, pemilik akun @tatanasmit ini menjelaskan bahwa sebenarnya banyak orang begadang bukan karena kemauannya sendiri.
"Biasanya mereka tidak mampu mengontrol pikirannya sendiri sehingga mereka akan merasa kesulitan untuk tidur." jelas Mita dikutip Cianjur.Suara.Com.
Lantas, apa akar dari permasalahan yang membuat kalian merasa kesulitan untuk tidur?
Salah satu jawabannya adalah cemas, cemas menjadi salah satu penyebab kita mengalami kesulitan untuk tidur.
"Karena ketika pada saat di malam hari, yang dimana seharusnya waktu kita beristirahat. Kita justru memikirkan hal-hal yang jauh dari yang sebenarnya belum terjadi, " kata Mita dalam video Tiktoknya.
Misalnya, mungkin kalian berpikir bagaimana perasaan orang lain apa yang sedang dipikirkan orang lain dan apa yang akan terjadi besok?
Hal tersebut membuat tidak mampu mengajak kalian untuk duduk pada kehidupan yang sedang kita alami, sehingga membuat kalian sangat merasa cemas atas kejadian-kejadian yang sebenarnya belum tentu terjadi.
Hal itu membuat kalian tidak mampu untuk tidur karena merasa resah dan kalian mengaktifkan gelombang otak kalian, sehingga otak menjadi sangat sibuk sekali sehingga kalian pasti akan mengalami sulit tidur. (*)
Sumber: Tiktok Tatanasmit