SUARA CIANJUR - Dalam survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), terdapat hasil mengenai elektabilitas calon wakil presiden (cawapres) terbaru.
Menurut survei tersebut, Ridwan Kamil mendapatkan elektabilitas tertinggi sebesar 19,5 persen dari responden.
Djayadi Hanan, Direktur Eksekutif LSI, menjelaskan bahwa angka tersebut didapatkan dari survei cawapres yang melibatkan simulasi 17 nama semi terbuka.
"Temuannya tidak berbeda jauh dengan hasil survei yang dirilis oleh LSI awal April lalu," jelas Djayadi.
Adapun di bawah posisi Ridwan Kamil, Sandiaga Uno menduduki peringkat kedua dengan 14,4 persen, diikuti oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 11,6 persen, Erick Thohir dengan 10,5 persen, dan Khofifah Indar Parawansa dengan 6,8 persen, menurut hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) dengan simulasi 17 nama semi terbuka.
"Elektabilitas calon wakil presiden masih paling tinggi dipegang oleh Ridwan Kamil," sebutnya.
Selain memimpin sebagai calon wakil presiden (cawapres), nama Ridwan Kamil juga muncul dalam hasil survei LSI sebagai top of mind untuk pemilihan presiden.
Namun, posisinya berada di bawah Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Joko Widodo (Jokowi).
Berdasarkan hasil survei yang sama, Ridwan Kamil juga menjadi figur yang paling populer di mata masyarakat. Lebih dari 88,1 persen responden mengungkapkan bahwa mereka menyukai RK.
Baca Juga: Paman Suruh Ijonk dan Ririn Dwi Ariyanti Pacaran Saja untuk Senang-Senang, Jangan Sampai Menikah
Dalam survei yang sama, Ridwan Kamil juga mendapat dukungan terbesar dari publik dengan 88,1 persen responden menyatakan menyukai RK.
Angka tersebut lebih tinggi daripada dukungan publik terhadap Prabowo Subianto sebesar 86,6 persen, Anies Baswedan sebesar 80,7 persen, dan Ganjar Pranowo sebesar 82,7 persen.
Survei tersebut melibatkan 1.220 responden yang dipilih secara acak dengan menggunakan metode multistage random sampling.
Responden diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih. Margin of error pada survei tersebut diperkirakan sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
(*/Haekal)