SUARA CIANJUR - Vivin Sri Wahyuni, Direktur Eksekutif Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research mengatakan Prabowo Subianto sang Menteri Pertahanan (Menhan) berpeluang menang jika bertarung satu lawan satu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Prabowo dan Ganjar berpotensi maju sebagai capres dan dalam skenario head to head, Prabowo berpeluang menang melawan Ganjar," kata Vivin.
Hasil survei indEX ini pun menunjukan elektabilitas Ganjar yang mulai naik, semula 21.4 persen dan kini menjadi 22.1 persen. Namun, posisi terbaik masih dipegang oleh Prabowo Subianto dengan persentase elektabilitas sebesar 24.8 persen.
Sementara itu, Anies Baswedan ada di peringkat ketiga dengan perolehan elektabilitas sebesar 18,2 persen. Dengan hasil tersebut, Prabowo miliki peluang berhadapan langsung dengan Ganjar apabila masing-masing diusung sebagai capres.
Menurut Vivin, pilihan Ganjar untuk nurut pada arahan partai terkait Piala Dunia U-20 memberikan konsekuensi elektoral dengan menurunnya elektabilitas dengan drastis.
Namun, langkah politik dari PDI Perjuangan dengan mendeklarasikan Ganjar sebagai bakal calon presiden usungan partai tersebut sukses mencegah menurunnya elektabilitas lebih jauh.
Vivin melanjutkan, langkah tersebut juga berhasil untuk mengungkit elektabilitas Ganjar, meski tidak setinggi capaian sebelumnya. Pencalonan Ganjar pun tidak hanya membendung koalisi, tapi juga membuyarkan peta semua koalisi.
Sebelumnya, gagasan pembentukan koalisi besar ada setelah Presiden Joko Widodo mengundang para pimpinan parpol pendukung pemerintahan saat ini. (*) (ANTARA)