SUARA CIANJUR – Mantan klub Egy Maula Vikri dan Witan Sulaeman asal Polandia, Lechia Gdanks akhirnya resmi terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Polandia, Ekstraklasa ke Liga 2. Hal ini merupakan yang pertama setelah 15 tahun berkompetisi di level tertinggi.
Pada kompetisi Ekstraklasa musim 2022/2023, Lechia Gdanks tampi buruk. Dalam 31 pertandingan, klub asal kota Gdanks tersebut hanya meraih 26 poin, dengan hanya mendapatkan tujuh kali kemenangan.
Sisanya, klub berkostum hijau putih tersebut meraih hasil seri lima kali, dan kalah 19 kali. Bahkan dalam lima pertandingan terakhir, Lechia Gdanks kalah beruntun. Hasil ini membuat Lechia Gdanks harus rela turun kasta dari level tertinggi kompetisi Liga Polandia.
Tak ayal, hasil ini langsung mendapatkan reaksi negatif, khusunya dari warganet penggemar sepak bola Indonesia. Warganet ini banyak memberi komentar bahwa performa buruk ini adalah karma karena mendepak Egy Maulan Vikri dan Witan Sulaeman.
“Tuh akun resmi lechia makin lama makin sepi aja semenjak kepergian egy dan witan mentok mentok yg like 3 rb 4 rb like doang,” tulis warganet, dikutip dari laman Instagram @garudaskuad, Sabtu (13/5/2023).
Kemudian, ada yang juga mengatakan bahwa Lechia Gdanks saat ini seperti klub sekelas Liga 2 di Indonesia.
“Egy Lechia gedang jadi tim sekelas Persiraja Banda aceh,” tulis salah satu warganet. (*)