SUARA CIANJUR - Terjadi keributan saat final cabang sepakbola SEA Games 2023 antara Timnas U22 Indonesia dan Thailand.
Saat pertandingan mendekati akhir, ketika Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, terjadi aksi ejek-mengejek yang berujung pada bentrokan antara pemain dan official dari kedua tim ketika skor berubah menjadi 3-2.
Situasi semakin memanas ketika official dan pemain Thailand berlari ke arah bangku cadangan Timnas Indonesia dan terlibat dalam perkelahian fisik.
Kericuhan ini berlanjut hingga babak tambahan. Manajer timnas, Kombes Sumardji, juga terlihat terpapah akibat serangan bertubi-tubi hingga terjatuh ke lapangan.
Dalam keadaan yang semakin tegang, wasit berupaya mengendalikan situasi dengan memberikan kartu merah kepada beberapa pemain yang terlibat dalam keributan tersebut.
Namun, upaya wasit tersebut tidak berhasil meredakan ketegangan yang tinggi di antara kedua tim.
Para suporter yang hadir di stadion juga terlibat dalam kekacauan ini dengan saling melempar benda-benda di lapangan.
Pihak keamanan dan polisi yang bertugas segera berusaha memisahkan kedua tim dan mengendalikan situasi yang semakin memburuk.
Kericuhan ini sangat disayangkan mengingat bahwa SEA Games seharusnya menjadi ajang olahraga yang mempromosikan persahabatan dan kerjasama antara negara-negara di Asia Tenggara.
Baca Juga: Wagub Lampung Nunik Bungkam saat Datangi Kantor KPK
Insiden ini menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih menjaga sportivitas dan menghormati peraturan dalam setiap pertandingan. (*)
(*/Haekal)