SUARA CIANJUR - Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/6/2023).
Dalam pertemuan tersebut, Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa Garuda Indonesia berencana menambah 80 kursi untuk keberangkatan haji bagi anggota DPR RI.
Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menjanjikan pemenuhan keinginan tersebut karena masih menunggu izin dari General Authority for Civil Aviation (GACA).
Menurut penjelasan Irfan Setiaputra, Garuda Indonesia sedang mengajukan permohonan penambahan penerbangan haji pada tanggal 23 Juni 2023.
Permintaan ini didasarkan pada kebutuhan anggota DPR RI yang berkeinginan untuk melaksanakan ibadah haji.
Namun, izin dari GACA menjadi kendala utama dalam melaksanakan rencana tersebut.
Proses perizinan yang diperlukan untuk penambahan penerbangan haji memerlukan waktu dan evaluasi yang memadai sebelum dapat disetujui.
Pihak Garuda Indonesia menyadari pentingnya pemenuhan kebutuhan para anggota DPR RI yang ingin menjalankan ibadah haji.
Irfan Setiaputra menyampaikan bahwa Garuda Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengakomodasi permintaan tersebut.
Baca Juga: Melaju Seperti Kilat! Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tembus 220 km/jam
Namun, sebagai perusahaan penerbangan, Garuda Indonesia harus mematuhi regulasi dan prosedur yang berlaku, termasuk perizinan dari otoritas penerbangan setempat. (*)