SUARA CIANJUR – Kompetisi BRI Liga 1 musim 2023/2024 akan segera dimulai. Beberapa tim sudah siap menyelenggarakan pertandinga, termasuk Persib Bandung.
Namun, Persib Bandung kabarnya menaikan harga tiket untuk laga perdana melawan Madura United, Minggu nanti.
Menanggapi hal ini, Direktur Komersial PT Persib Bandung, Gabriella Witdarmono berikan penjelasan. Menurunya faktor utama hal ini adalah akibat adanya kenaikan biaya operasional pertandinga.
"Ada kenaikan biaya operasional penyelenggaraan pertandingan, terutama setelah kejadian Kanjuruhan, di mana ada persyaratan tambahan yang wajib dilaksanakan oleh klub," ujar Gabriella, dikutip dari laman Instagram @infotipersib, Sabtu (1/7/2023).
Adapun persyaratan tambahan yang dimaksud salah satunya adalah terkait dengan meningkatkan kemanan pertandingan.
"Termasuk Safety & Security Officer dan beberapa standar keamanan lainnya. Selain itu, ada kewajiban memperbaiki kerusakan berat yang terjadi di GBLA, terutama di pertandingan terakhir musim lalu," lanjutnya.
Hal ini sontak langsung mendapat reaksi dari bobotoh. Beberapa pihak ada memberikan dukungan terhadap kenaikan harga tiket ini.
“Lamun harga tiketna embung mahal , ulah sok mawa flare, ulah sok ngarusak fasilitas stadion , ulah sok nyieun masalah da anu rugi mah club' kudu mayaran denda na,” ujar salah satu bobotoh.
“management gak pernah untung, soalnya penghasilan tiket langsung abis buat denda denda yg dibuat supporternya,” ujar bobotoh lainnya. (*)
Baca Juga: 8 Kontroversi Inara Rusli, Dari Bongkar Aib Suami hingga Disebut Jadi Star Syndrome