SUARA CIANJUR – Persib Bandung saat ini sedang dilanda sedikit polemik. Hal ini adalah imbas dari kebijakan naiknya harga tiket, serta perubahan mekanisme pembelian.
Atas polemik ini, kabarnya kelompok Bobotoh yang tergabung dalam Viking Persib Club (VPC), akan melakukan aksi boikot, dengan tidak hadir dan menonton dalam pertandingan antara Persib Bandung lawan Dewa United.
“Ya tentunya ini merupakan desakan-desakan dari distrik kita di bawah. Jadi kita pun harus mendengar aspirasi-aspirasi kita yang terjadi. Distrik-distrik merasa kesulitan,“ ujar Ketua VPC Tobias Ginanjar, dikutip dari laman Instagram @persib.online, Kamis (13/7/2023).
Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket yang tidak dibarengi dengan perbaikan kualitas pelayanan untuk para penonton.
"Pertama tentang harga tiket yang naiknya tiba-tiba dan tidak diimbangi dengan fasilitas yang memadai. Semua toilet gitu-gitu saja, dan fasilitas yang lain tetap seperti itu,” lanjut Tobias.
Selanjutnya, yang menjadi polemik lainnya adalah terkait dengan mekanisme pembelian tiket yang harus diakses secara online. Hal ini dianggap memberatkan untuk para penonton yang ingin hadir dengan membeli tiket.
"Lalu yang paling utama itu, sistem pembelian tiket yang memberatkan. Kami tidak menolak online, karena kita dari musim kemarin sudah online. Hanya sistem pembelian sekarang itu rumit, karena harus lewat aplikasi yang harus diverifikasi,” sambungnya.
Sementara itu, laga antara Persib Bandung lawan Dewa United akan dihelat pada Jumat (14/7/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pada laga ini, skuad asuhan Luis Milla wajib memang untuk bisa masuk ke trek kemenangan setelah dalam dua laga awal ditahan imbang. (*)
Baca Juga: Bela Investor China Ditahan di Rumah Detensi Imigrasi, Ketum KNPI Ngaku Dapat Teror