SUARA CIANJUR - Kisah perjuangan Kurnia Meiga, mantan penjaga gawang Arema FC yang menderita penyakit mata papiledema, telah mencuri perhatian banyak orang.
Salah satu yang turut peduli adalah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang memberikan bantuan khusus kepadanya.
Namun, bantuan untuk Kurnia Meiga tidak berhenti di situ, sebuah langkah luar biasa dilakukan oleh seorang konten kreator bernama Windah Basudara.
Windah Basudara, seorang YouTuber Gaming terkenal di Indonesia, mengadakan streaming charity dengan tujuan mengumpulkan dana untuk mendukung pengobatan Kurnia Meiga.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban mantan kiper Timnas Indonesia yang telah memberikan banyak kontribusi di dunia sepak bola.
Dikutip dari YouTube Draw My Life Indonesia, diketahui bahwa Windah Basudara, yang lahir di Manado, Sulawesi Utara, pada tanggal 14 Maret 1992, merupakan salah satu YouTuber Gaming terbesar di Indonesia dengan lebih dari 11,1 juta subscriber.
Perjalanannya tidaklah mudah, ketika masih bersekolah di SMA, Windah mengalami perundungan dan memutuskan untuk berhenti sekolah.
Namun, ia kemudian melanjutkan pendidikannya melalui program sekolah rumah yang dijalankan oleh psikolog anak terkenal, Kak Seto.
Beranjak dewasa, dia sempat bekerja sebagai operator warnet dan pelayan di kafe kecil dengan penghasilan yang minim, Windah tidak pernah kehilangan semangat.
Baca Juga: Prabowo-Erick Unggul, Ganjar-Ridwan Kamil dan Anies-AHY Terdepak!
Ia kemudian memulai kanal YouTube Windah Basudara pada tahun 2019, sebagai wadah untuk menyalurkan kecintaannya terhadap permainan gim.
Dengan beragam genre permainan yang dimainkannya, kanal YouTube-nya berkembang pesat dan mendapatkan jutaan penonton.
Selain dikenal sebagai seorang konten kreator yang kocak dan apa adanya, Windah juga terkenal dengan sifat baik hati, ramah, dan senang berinteraksi dengan penggemarnya.
Ia sering melakukan kegiatan amal, dan kali ini ia mengadakan streaming charity untuk membantu Kurnia Meiga, serta anak-anak penyintas HIV dan korban bencana alam seperti lahar Gunung Semeru.
Dalam streaming yang berlangsung selama 4 jam, Windah Basudara memainkan permainan bernama Pop Cat dan berhasil mengumpulkan dana yang cukup besar.
Selain itu, ia juga menyumbangkan jumlah yang sama dari charity tersebut untuk membantu orang-orang yang terdampak oleh berbagai musibah. Jumlah total sumbangan yang berhasil dikumpulkan hampir mencapai Rp270 juta.