SUARA CIANJUR – Sepak bola Indonesia memang kerap disorot soal pembinaan usia dini. Namun, PSSI era Erick Thohir sudah mulai membangun pembinaan usia muda dengan mendorong adanya kompetisi usia dini.
Dalam salah satu kesempatan, Erick Thohir menjelaskan bahwa untuk meningkatkan kualitas dan mental pemain muda, membutuhkan waktu yang panjang.
“Melatih mental-mental juara bukan pekerjaan semalam, melainkan pembinaan berkelanjutan sejak dini,” ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Senin (17/7/2023).
Selanjutnya, Erick Thohir juga menjelaskan bahwa pemain muda harus diisi dengan pendidikan sepak bola yang baik.
“Usia emas pemain-pemain muda harus kami isi dengan pendidikan sepak bola yang layak, salah satunya lewat liga pendukung seperti Topskor,” sambungnya.
Kemudian, Erick Thohir juga akan terus mendorong agar klub dan pengelola liga bisa memberikan tempat untuk pemain usia muda.
“Kami juga akan terus mendorong sinkronisasi antara PSSI dan liga-liga,” lanjutnya.
Hal ini sontak langsung mendapatkan reaksi dari warganet. Ada yang mengatakna agar pencarian pemain muda berbakat harus dilakukan dalam setiap tahunnya.
“Seleksi mencari bibit2 sepak bola bertalenta di daerah akan sangat bagus kalau dijadikan sebagai program tahunan,” komen salah satu netizen.
Baca Juga: Swasta Tahan Pinjaman, Utang Luar Negeri RI Susut US$4,7 Miliar
Namun, ada juga yang berikan reaksi agar Erick Thohir bisa dapat bisa fokus terhadap satu urusan saja, antara sebagai Menteri BUMN atau Ketua Umum PSSI.
“Pak tolong fokus nya ke 1 1 aja bola atau Bumn. Banyak loh ribuan rakyat indonesia yh menggangur,” komen yang lainnya. (*)