SUARA CIANJUR – Seleksi pemain timnas Indonesia U17 terus digenjot. Para pemain melakukan santapan proses seleksi yang dihidangkan oleh tim pelatih.
Adapun setelah proses seleksi ini, pelatih kepala Bima Sakti menilai bahwa pemain yang ikut seleksi tidak sempurna.
“Kondisi pemain memang belum sempurna, hal ini wajar karena ada pemain yang sudah lama tidak latihan. Ada beberapa pemain yang kram, ada yang kondisinya menurun, itu jadi evaluasi buat kita," ujar Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (18/7/2023).
Selanjutnya, Bima Sakti menegaskan bahwa dalam proses seleksi ini, akan ada sistem promosi dan degradasi. Ini artinya para pemain harus terus memperlihatkan performa maksimalnya.
"Rencananya kita ada promosi degradasi karena ingin mencoba memberi kesempatan dari para pemain yang mengantri termasuk yang dari luar (diaspora) saat ini begitu banyak. Kita juga sudah melihat kondisi mereka-mereka yang telah diberi kesempatan," sambung mantan pemain timnas tersebut.
Selain melakukan seleksi terpusat di DKI Jakarta, PSSI juga melakukan seleksi diseluruh Indonesia, setidaknya di 19 wilayah.
Dalam prosesnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan bahwa seleksi ini harus benar-benar mencari pemain yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan, tidak boleh ada pemain titipan.
“Semuanya harus sesuai kriteria," ungkap Erick Thohir. (*)
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sebut Liga Arab Saudi Lebih Baik dari MLS, Sindir Lionel Messi?