SUARA CIANJUR - Pernyataan kontroversial dari Pimpinan Pesantren Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang, telah menjadi viral di media sosial.
Dalam ceramahnya, ia menyebutkan bahwa masjid sebagai tempat orang-orang putus asa dan menegaskan bahwa masjid sesungguhnya hanya berada di Vatikan.
Pernyataan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, termasuk kecaman dan kritik tajam.
Dalam video ceramah yang tersebar luas di media sosial, Panji Gumilang menyatakan bahwa masjid di Indonesia hanya menjadi tempat berkumpul orang-orang yang merasa putus asa.
Dia bahkan menyinggung bahwa masjid-masjid di Indonesia tidak bisa dianggap sebagai pusat peradaban, melainkan lebih mirip tempat pungutan uang.
Menurutnya, banyak kotak amal yang sering ditempatkan di masjid dan ia menilai hal tersebut sebagai hal yang memalukan.
Kritik yang muncul atas pernyataan Panji Gumilang tidak hanya datang dari kalangan masyarakat biasa, tetapi juga dari berbagai tokoh agama dan ulama.
Para pihak tersebut mengecam keras pernyataan yang dinilai merendahkan martabat dan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan kegiatan spiritual umat muslim.
Pernyataan kontroversial ini dinilai sebagai bentuk provokasi dan ketidakbijaksanaan dalam menyikapi peran masjid dalam kehidupan beragama umat Islam. (*)