SUARA CIANJUR - Istilah sandwich generation kini sedang ramai diperbincangkan oleh banyak orang.
Sebenarnya, apa sih sandwich generation itu?
Generasi sandwich atau dikenal juga generasi roti lapis adalah keadaan dimana seseorang terlahir dalam keadaan terhimpit dilihat dari segi ekonomi.
Sederhananya, seperti bentuk sandwich, generasi ini terhimpit di tengah-tengah antara harus memenuhi kebutuhan orang tua dan kebutuhan anaknya secara bersamaan.
Tentu, menjadi generasi ini tidak diinginkan oleh siapapun, namun tidak dapat disangkal bahwa Indonesia memiliki 8,4 juta penduduk yang masuk kedalam kategori ini diambil berdasarkan data Susenas pada Maret 2022.
Pemicu utama lahirnya generasi sandwich adalah tekanan ekonomi, biasanya keadaan finansial orangtua yang pas-pasan akan mempersulit kehidupan di masa tua hingga pada akhirnya bergantung pada anak.
Meski begitu, menjadi generasi sandwich tidak melulu menjadi hal negatif jika kita melihatnya dari sudut pandang lain, seperti yang diungkapkan oleh Feby Rastanty.
"Aku memang membiayai keluarga aku, which is mamaku, adikku," ungkap Febby, dikutip Suara Cianjur, Selasa (25/7/2023).
"Menjadi sandwich generation itu ada untungnya juga, karena selain itu aku juga melihat kesempatan berbalas budi kepada orang tua kita, dan lebih terdorong lagi untuk berpikir gimana caranya manage uang lebih baik," tambahnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Jogja, Kota Malang Juga Punya Bakpia yang Istimewa
Feby juga merasa belajar dari kesalahan yang dibuat orang tuanya perihal masalah ekonomi, hingga akhirnya menjadikan dirinya lebih aware dan selalu mengutamakan saving dibandingkan dengan spending. (*)
(*/Haekal)