SUARA CIANJUR - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, telah menegaskan niatnya untuk mengenalkan regulasi akuisisi klub dalam Liga 1 Indonesia.
Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap keinginannya untuk meningkatkan kualitas klub-klub dalam kompetisi domestik.
Dalam pandangannya, banyak klub di luar negeri menunjukkan kualitas yang lebih baik, dan dengan adanya regulasi akuisisi ini, diharapkan akan membuka peluang untuk membawa pemain berbakat dan manajemen berkualitas ke Liga 1.
"Regulasi pembelian klub belum ada. Makanya kita harus buat. Karena gini, tentu aturan yang ada itu harus dikembangkan," ungkap Erick Thohir saat konferensi pers pada Selasa (25/7/23).
Menariknya, Ketum PSSI ini mengambil inspirasi dari luar negeri, terutama Liga Italia, yang telah menerapkan sistem akuisisi klub dengan sukses.
Erick Thohir mencontohkan bahwa di banyak negara, setiap proses akuisisi klub harus mendapatkan persetujuan dari federasi sepak bola nasional, tidak hanya dari liga setempat.
Dengan adanya proses ini, diharapkan klub-klub Liga 1 dapat menjalin hubungan yang lebih erat dengan PSSI, membuka peluang untuk bantuan teknis dan finansial, serta mendorong peningkatan kualitas sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
"Dari pengalaman saya, kalau di luar negeri setiap akuisisi klub harus disetujui oleh federasinya, tidak cuma dari liga nya saja," lanjutnya. (*)
Baca Juga: Pentingnya Ruang Ganti bagi Thomas Doll dalam Membentuk Tim Solid