SUARA CIANJUR - Sebuah video kontroversial kembali menimbulkan perbincangan di media sosial. Kali ini, video yang memperlihatkan Rocky Gerung mengumpat secara kasar terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi viral dan menjadi sorotan publik, khususnya di Twitter.
Dalam video tersebut, Rocky Gerung terlihat mengeluarkan umpatan kasar terhadap kepala negara ketika menghadiri kegiatan organisasi buruh.
Ia menyebutkan bahwa Jokowi akan menjadi rakyat biasa setelah lengser dari jabatannya dan mengungkapkan keyakinannya bahwa pada saat itu tidak ada lagi yang peduli dengan Jokowi.
Namun, sebelum berakhir masa jabatannya, Rocky menyebut bahwa Jokowi masih berambisi mempertahankan legasinya, terutama dengan mengiklankan proyek infrastruktur "Istana Kepresidenan Nusantara (IKN)" di China.
Dengan menyebut ambisi tersebut, Rocky Gerung kemudian mengeluarkan umpatan bernada penghinaan terhadap Jokowi yang menyebabkan video tersebut menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, Rocky menyebut Jokowi sebagai "bajingan yang tolol."
Video umpatan tersebut menuai beragam komentar dari publik, termasuk dari pegiat media sosial, Denny Siregar, yang menyatakan bahwa Rocky Gerung kali ini sangat "offside" dan telah dengan terang-terangan menghina Presiden sebagai kepala negara.
Sementara itu, di Twitter, seorang warganet dengan akun @hann***** meminta Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, untuk menyadarkan Rocky Gerung saat berucap. Gibran pun membalas cuitan tersebut dan meminta maaf atas responsnya yang dianggap kurang tepat.
"Temannya tolong dikondisikan mas. Kalau ngomong suruh diatur @gibran_tweet sudah gak model lah seperti itu....," cuitnya. (*)
Baca Juga: Best XI BRI Liga 1 2023/2024 Pekan Kelima, Trio Timnas Indonesia Dikeroyok Pemain Asing