SUARA CIANJUR – Persib Bandung saat ini sedang dilanda beberapa masalah. Selain performa tim yang belum maksimal, masalah mahalnya harga tiket serta mekanisme pembelia yang rumit saat ini jadi perbincangan hangat dikalangan Bobotoh.
PT PBB memberikan penjelasan soal polemik tiket. Menurut Vice President Operational PT PBB, Andang Ruhiat, pihaknya selalu terbuka untuk bersosialisasi dan berkomunikasi dengan komunitas soal pembelian tiket.
“Beberapa hal yang selalu disosialisasikan dalam pertemuan dengan komunitas adalah sosialisasi tiket online, kuota tiket untuk komunitas, serta peraturan dan regulasi pertandingan yang harus dihormati dan dipatuhi supporter,” ujar Andi Ruhiat, dikutip dari laman Instagram @sahabatpersib_, Selasa (1/8/2023).
Selain itu, Andang juga menjelaskan soal pembelian tiket online. Menurutnya, kebijakan ini dilakukan guna menghindari adanya praktek calo.
"Selain itu juga untuk meminimalisasi praktik percaloan," lanjutnya.
Sebelumnya, polemik tiket ini hadir tatkala manajemen Persib Bandung menaikkan harga tiket dan memberlakukan sistem pembelian online seluruhnya.
Hal ini dirasa memberatkan para Bobotoh yang akan datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya tersebut.
Hasilnya, beberapa kelompok suporter Persib Bandung melakukan boikot dengan tidak datang ke stadion dalam beberapa pertandingan Persib Bandung.
Sementara itu, Persib Bandung saat ini sedang dalam misi kebangkitan, setelah rentetan negatif yang diterimanya di awal kompetisi BRI Liga 1 2023/2024.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Webtoon Kerajaan dengan Tokoh Utama Perempuan Berambut Ungu
Selanjutnya, Persib Bandung akan melakoni laga kandang lawan Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (4/8/2023). (*)