Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara

Bella

Minggu, 08 Februari 2026 | 20:45 WIB
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri. [Foto: Tim Media PDIP]
baca 10 detik
  • Megawati Soekarnoputri menerima Doktor Honoris Causa ke-11 dari PNU, Arab Saudi, Senin (9/2) atas kiprah kepemimpinan politik.
  • Megawati akan menyampaikan orasi tentang pemberdayaan perempuan dalam pemerintahan, relevan dengan karakter universitas tersebut.
  • Penganugerahan ini menjadikan Megawati tokoh non-Arab Saudi pertama yang menerima gelar kehormatan dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University.

Suara.com - Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dijadwalkan menerima penganugerahan Gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi, pada Senin (9/2). Penganugerahan tersebut menjadi simbol pengakuan internasional atas kiprah Megawati dalam kepemimpinan politik dan pemberdayaan perempuan.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah menyampaikan, dalam agenda tersebut Megawati juga akan menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Negara”. Topik itu dinilai relevan dengan karakter PNU sebagai institusi pendidikan khusus perempuan terbesar di dunia.

"PNU merupakan universitas perempuan terbesar di dunia dan ini sebagai apresiasi atas upaya luar biasanya sebagai presiden perempuan pertama Republik Indonesia," kata Basarah dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Basarah menjelaskan, gelar doktor kehormatan dari PNU ini menjadi gelar Doctor Honoris Causa ke-11 yang diterima Megawati, setelah sebelumnya memperoleh 10 gelar doktor kehormatan dan tiga profesor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional.

Ia menilai penganugerahan tersebut mencerminkan pengakuan global terhadap dedikasi Megawati di bidang politik dan sosial. Selama menjabat sebagai Presiden RI periode 2001–2004, Megawati disebut berkontribusi signifikan dalam penguatan demokrasi serta hubungan internasional Indonesia.

"Ibu Megawati menjadi tokoh pertama di dunia di luar warga Arab Saudi yang menerima gelar,” kata dia.

Menurut Basarah, penganugerahan itu juga memiliki makna strategis bagi dunia Islam dan gerakan emansipasi perempuan. Sosok Megawati dinilai dapat menjadi referensi penting bagi institusi pendidikan dan negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.

"Dan mungkin dapat menjadi role model bagaimana di negara-negara dunia Islam lainnya, emansipasi perempuan dan memberikan perempuan pada tempat dan hak yang sama dengan kaum laki-laki," kata dia.

Penganugerahan Doctor Honoris Causa tersebut sekaligus menegaskan posisi Megawati sebagai tokoh perempuan dunia yang kiprahnya melampaui batas nasional, khususnya dalam mendorong kesetaraan gender di ruang kepemimpinan negara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan

Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:49 WIB

Outlook Negatif Moodys Jadi Alarm Keras, PDIP Soroti Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Outlook Negatif Moodys Jadi Alarm Keras, PDIP Soroti Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:25 WIB

Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan

Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:14 WIB

Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK

Sambut HUT PDIP ke-53, Atribut Soekarno Run 2026 Resmi Diluncurkan di GBK

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:42 WIB

BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR

BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:42 WIB

Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN

Sport | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:27 WIB

5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026

5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026

Sport | Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13 WIB

Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa

Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 07:05 WIB

Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati

Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 21:35 WIB

Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang

Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang

Sport | Kamis, 05 Februari 2026 | 05:50 WIB

Terkini

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

×